MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi menetapkan jadwal libur dan kegiatan belajar mengajar selama Ramadan 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 0213 Tahun 2026 tentang pelaksanaan pembelajaran di bulan Ramadan bagi jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Mukomuko.
Berdasarkan surat edaran itu, libur awal Ramadan dimulai pada 18 hingga 20 Februari 2026. Kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan pada 23 Februari hingga 13 Maret 2026, dengan jam masuk sekolah pukul 07.30 WIB setiap hari.
Selama minggu pertama dan kedua Ramadan, proses pembelajaran tetap berjalan normal. Namun, terdapat pengurangan durasi setiap mata pelajaran selama 10 menit guna menyesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
BACA JUGA:Realisasi PBB 2025 di Mukomuko Hanya 89,19 Persen, BKD Beberkan Penyebab
BACA JUGA:20 Paket Sabu Disita, Satu Bandar Diamankan di Kota Bengkulu
Memasuki minggu ketiga Ramadan, kegiatan sekolah difokuskan pada pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Setelah itu, siswa akan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, serta kegiatan pembinaan karakter lainnya.
“Pada minggu ketiga Ramadan nanti, sekolah diarahkan untuk mengadakan kegiatan yang lebih menanamkan nilai religius dan memperkuat karakter siswa. Kami ingin momentum Ramadan ini juga menjadi ajang pembinaan moral dan spiritual bagi peserta didik,” ujar Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Randi Pratama.
Sementara itu, libur bersama Idulfitri ditetapkan mulai 16 Maret hingga 27 Maret 2026. Kegiatan belajar mengajar akan kembali berjalan normal pada 30 Maret 2026 sesuai kalender pendidikan.
Randi menegaskan, surat edaran tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dapat disesuaikan apabila ada kebijakan baru dari pemerintah pusat maupun provinsi.
BACA JUGA:Komitmen Astra Motor Bengkulu Tekan Angka Kecelakaan, Edukasi Safety Riding Sasar Dunia Kerja
BACA JUGA:Tingkatkan PAD, ASN Bengkulu Diinstruksikan Patuh Bayar Pajak
“Kami selalu siap melakukan pembaruan bila ada aturan terbaru yang diterbitkan. Prinsipnya, kami ingin pelaksanaan pembelajaran selama Ramadan tetap efektif, namun tetap memberi ruang bagi siswa untuk beribadah dengan tenang,” tutup Randi Pratama.