Tak hanya menyasar mitra ojol, promo MyPertamina juga menghadirkan program “Semangat Senin, Makin Hemat” bagi masyarakat umum.
BACA JUGA:Pertamina Usulkan Pembatasan Pembelian LPG 3 Kg Maksimal 10 Tabung per KK Mulai 2026
Melalui promo ini, konsumen berkesempatan memperoleh harga lebih hemat Rp300 per liter untuk pembelian Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, maupun Pertamax.
Syaratnya, transaksi dilakukan melalui aplikasi MyPertamina dengan minimal pembelian Rp30.000. Promo ini berlaku setiap hari Senin sepanjang Februari 2026, mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB.
Program diskon tersebut dapat dinikmati di seluruh SPBU Pertamina yang telah terintegrasi dengan sistem MyPertamina. Kuota promo MyPertamina ini dibatasi untuk 15.000 konsumen per hari atau berlaku selama kuota masih tersedia.
Roberth menegaskan, kedua program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan loyalitas pelanggan, tetapi juga mendorong penggunaan BBM nonsubsidi yang lebih ramah lingkungan dan berkualitas tinggi. Selain itu, optimalisasi aplikasi MyPertamina menjadi bagian penting dari transformasi layanan digital Pertamina.
BACA JUGA:Lewat TJSL Kesehatan Pertamina, Angka Stunting Turun Signifikan
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Hadirkan Biosolar B40 Performance untuk Dukung Keandalan Operasional Industri
Dengan kemudahan pembayaran non-tunai, pencatatan transaksi yang transparan, serta peluang mengikuti berbagai program loyalitas, MyPertamina dinilai mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih modern dan efisien.
Pertamina Patra Niaga berharap promo MyPertamina ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik pengemudi ojek online maupun konsumen umum.
Melalui program BOOM dan diskon Semangat Senin, perusahaan optimistis penggunaan Pertamax Series akan semakin meningkat di berbagai daerah.
Ke depan, Pertamina juga akan terus menghadirkan inovasi layanan berbasis digital untuk memperluas jangkauan program promosi serta memperkuat ekosistem energi berkualitas di Indonesia. Promo MyPertamina pun diharapkan menjadi salah satu pendorong utama percepatan transaksi digital di sektor hilir migas nasional.