Pemkab Mukomuko Siapkan Takbir Keliling Idul Fitri 1447 H, Peserta Akan Dibatasi

Kamis 19-03-2026,12:40 WIB
Reporter : Bayu Erisman Putra
Editor : Febi Elmasdito

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko mulai mematangkan rencana pelaksanaan pawai takbir keliling dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat ini dipastikan tetap digelar, meski pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kondisi saat ini, termasuk penerapan sejumlah pembatasan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko, Marjohan, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap takbir keliling setiap tahun cukup tinggi, terutama dari pengurus masjid di berbagai wilayah.

BACA JUGA:Amankan Arus Mudik, Polres Mukomuko Perkuat Patroli di Operasi Ketupat 2026

BACA JUGA:Salat Idul Fitri Terpusat di Masjid Merah Putih, Pemkot Bengkulu Siapkan Silaturahmi Terbuka untuk Warga

“Setiap tahun memang ada antusiasme yang besar dari masyarakat, khususnya pengurus masjid, yang berharap pawai takbir keliling tetap dilaksanakan,” ujar Marjohan, Kamis 19 Maret 2026.

Namun, ia menegaskan bahwa pelaksanaan tahun ini tidak sepenuhnya sama seperti sebelumnya. Pemerintah daerah mempertimbangkan aspek efisiensi dan ketertiban dalam pelaksanaannya.

Pembatasan akan diberlakukan, terutama terkait jumlah peserta yang mengikuti pawai. Masyarakat diimbau agar keikutsertaan cukup diwakili oleh kecamatan atau pengurus masjid guna menjaga ketertiban.

“Dengan kondisi yang serba efisiensi, tentu akan ada pembatasan. Kami mengimbau peserta cukup diwakili oleh kecamatan atau masjid, sehingga pelaksanaan tetap tertib,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat yang tidak mengikuti pawai tetap didorong untuk mengumandangkan takbir di lingkungan masing-masing agar suasana malam Idul Fitri tetap terasa.

BACA JUGA:Pesta Gol 4-0 Atas Galatasaray, Liverpool Siap Tantang PSG di Perempat Final

BACA JUGA:Tampil Perkasa, Barcelona Gilas Newcastle 7-2 untuk Amankan Tiket Perempat Final

“Jika memang tidak bisa mengikuti skema yang ditentukan, kami sarankan untuk melaksanakan takbiran di tempat masing-masing saja. Yang penting nilai syiarnya tetap terjaga,” tambahnya.

Saat ini, Pemkab Mukomuko bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur TNI dan Polri masih membahas teknis pelaksanaan, termasuk penentuan rute.

Penentuan rute menjadi fokus utama agar pawai takbir keliling dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Tags :
Kategori :

Terkait