Program Bengkulu Terang Benderang, 1.095 Lampu Jalan Baru Dipasang Tahun Ini

Rabu 01-04-2026,16:41 WIB
Reporter : Riko Dwi Apriansyah
Editor : Febi Elmasdito

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan pemasangan 1.095 unit lampu jalan baru pada 2026 melalui program Bengkulu Terang Benderang. Program ini didukung anggaran sekitar Rp7 miliar.

Selain penambahan titik penerangan, Pemkot Bengkulu juga fokus pada peremajaan lampu jalan lama yang mulai redup dengan menggunakan teknologi LED hemat energi.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pencahayaan sekaligus menekan biaya listrik serta memperkuat keamanan di ruang publik.

Sejumlah kawasan strategis menjadi prioritas pemasangan, termasuk kawasan Pantai Panjang yang dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.

BACA JUGA:Pasar Sempat Meluber Saat Lebaran, Kini Pemkot Bengkulu Siap Tertibkan

BACA JUGA:Zakat BSI Tembus Rp1 Triliun dalam 5 Tahun, 1,2 Juta Penerima Manfaat

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari peningkatan layanan publik dan penataan kota.

“Kami tidak hanya memasang lampu baru, tetapi juga melakukan peremajaan dengan teknologi LED yang lebih terang dan efisien. Ini bagian dari komitmen menjadikan Bengkulu lebih aman dan nyaman di malam hari,” ujar Toni, Rabu 1 April 2026.

Selain itu, Pemkot Bengkulu juga mulai mengembangkan sistem pintar (smart system) pada Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan menambah estetika kota.

Pemerintah juga membuka partisipasi masyarakat dalam program ini. Warga dapat mengusulkan pemasangan lampu jalan di wilayah yang masih minim penerangan melalui mekanisme resmi.

BACA JUGA:Antisipasi Kelangkaan, Warga Mukomuko Diimbau Tak Borong Elpiji 3 Kg

BACA JUGA:Disdikbud Bengkulu Perkuat Pendidikan Inklusi, Sekolah Dilarang Tolak Siswa Disabilitas

“Warga cukup mengajukan proposal melalui Ketua RT, kemudian diketahui lurah untuk diverifikasi di tingkat kelurahan. Setelah itu, diajukan ke wali kota untuk diteruskan ke kami di Dishub,” jelasnya.

Setiap usulan akan melalui proses survei teknis dan kajian anggaran sebelum direalisasikan.

“Kami harapkan masyarakat mencantumkan detail lokasi, jumlah titik yang dibutuhkan, serta kondisi lingkungan. Ini agar tim kami bisa bergerak cepat dan tepat sasaran,” tambah Toni.

Tags :
Kategori :

Terkait