Menanggapi hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI menilai sejumlah usulan infrastruktur layak direalisasikan karena berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
"Usulan terkait pembangunan infrastruktur jalan tol, pelabuhan hingga jalur kereta api sudah sepantasnya di lakukan. Karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi Bengkulu di sektor pertanian, khususnya komoditas kopi yang dinilai memiliki keunggulan kompetitif.
“Kopi Bengkulu itu punya karakter yang khas. Ini adalah ‘harta karun’ yang harus dijaga kualitasnya agar mampu bersaing di pasar global,” lanjutnya.
Rachmat menekankan pentingnya hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit, karet, dan kopi guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani.
“Kita tidak boleh hanya menjual bahan baku. Hilirisasi adalah kunci agar nilai tambah tetap stabil dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong penerapan teknologi pertanian modern serta pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan lingkungan.
BACA JUGA:Kasus Tambang Bengkulu, Beby Hussy Dituntut Berlapis, Kuasa Hukum Soroti Pembagian Tanggung Jawab
BACA JUGA:Hilang Saat Memancing, Korban Ditemukan Meninggal Dunia
“Dengan teknologi seperti varietas jagung terbaru, Bengkulu bisa menjadi contoh pertanian modern yang efisien dan berdaya saing,” ungkapnya.
Dalam konteks perubahan iklim, ia juga menekankan pentingnya pembangunan rendah karbon melalui pendekatan ekonomi hijau.
“Ke depan, pembangunan harus selaras dengan lingkungan. Bengkulu punya peluang besar menjadi daerah berbasis ekonomi hijau,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah pusat tetap memprioritaskan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program nasional.
“Kita ingin pembangunan ini inklusif, menyentuh langsung masyarakat, dan mampu mengurangi kesenjangan,” tutupnya.
Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, Pemprov Bengkulu optimistis usulan proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.