“Itu namanya ‘anggaran siluman’. Kok bisa tiba-tiba muncul. Permainan seperti ini harus diusut," ujarnya.
BACA JUGA:Menteri PPN/Kepala Bappenas Dorong Kopi Bengkulu Mendunia Lewat Promosi dan Hilirisasi
BACA JUGA:Tabligh Akbar Menag di Bengkulu, Nasaruddin Umar Tekankan Persatuan Umat
Saprin menegaskan, pengelolaan keuangan daerah harus mengedepankan prinsip efektif, efisien, dan kepatuhan. Ia menilai pengadaan iPhone 17 Pro Max dan peralatan golf tidak sejalan dengan prinsip tersebut.
“Khususnya lagi ini prinsip kepatuhan. Dari proses munculnya anggaran itu melanggar prinsip kepatuhan dalam pengelolaan keuangan daerah. Ini harus diusut supaya tidak terjadi lagi,” pungkas Saprin.