Dorong Knowledge Management, Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital Pekerja

Rabu 27-05-2026,20:48 WIB
Reporter : Heri Aprizal
Editor : Heri Aprizal

JAKARTA, RAKYATBENGKULU.COM - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pengelolaan knowledge management perusahaan dengan menghadirkan perpustakaan digital bagi pekerja melalui program Tugu PertaLibs by Titik Baca.

Inisiatif ini dihadirkan untuk mempermudah akses pengetahuan dan meningkatkan budaya literasi di kalangan pekerja, seiring kebutuhan pengembangan kompetensi di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang.

Menyambut Hari Buku Nasional, PT Pertamina (Persero) menggelar kegiatan Pertamina MindFUEL "The Energy to Elevate".

Pertamina juga meluncurkan Tugu PertaLibs by Titik Baca di 6 lokasi kerja Pertamina Grup di Jabodetabek, sekaligus Pertamina Book Club (BoomTalk@Works) & Literacy Agent (LiteraSquad) di Grha Pertamina, Senin, 25 Mei 2026.

BACA JUGA:Hoaks Larangan Pertalite per 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Tidak Ada Pembatasan Kendaraan

BACA JUGA:PT Pertamina Trans Kontinental Raih Best CSR 2026 Berkat Program Lingkungan dan Pendidikan

Pertamina MindFUEL mengambil tema besar “The Energy to Elevate” bertujuan untuk memberikan awareness serta meningkatkan semangat belajar mandiri bagi seluruh pekerja Pertamina Grup sebagai modal penting untuk menginternalisasi budaya belajar organisasi. 

Senior Vice President Pertamina Corporate University, Robby Rafid menyampaikan Pertamina terus berupaya melakukan peningkatan literasi di kalangan pekerja.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para pekerja. Para pekerja diharapkan dapat semakin mudah mengakses buku-buku secara digital, dimana membaca saat ini bisa dilakukan di manapun, misalnya saja di sela-sela waktu bekerja atau ketika waktu istirahat.

“Peningkatan literasi dibutuhkan saat ini, dimana perusahaan saat ini mengalami dinamika baru yang dihadapi. Membaca juga diharapkan menjadi energi bagi para perwira," katanya.

BACA JUGA:Pertamina Tegaskan Perempuan Punya Kesempatan Sama di Industri Energi

BACA JUGA:Wakil Dirut Pertamina Tegaskan NOC Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Global

Di kesempatan yang sama, VP Learning Development Pertamina Corporate University, Yulius Bulo, menyampaikan bahwa berbagai upaya yang dilakukan perusahaa melalui Pertamina Corporate University sebagai fungsi pengelola knowledge management di Pertamina. 

“Literasi masih sangat penting di masa saat ini, guna mendukung hal ini Pertamina juga berupaya mendokumentasikan knowledge asset yang menjadi salah satu koleksi digital perusahaan untuk mendiseminasi atau menyebarkan hal tersebut sebagai sarana belajar di internal pekerja Pertamina.  Keseluruhan ekosistem ini harapannya bisa menjadi penguat bagi para perwira untuk membangun literasinya,” urainya.

Kegiatan diakhiri dengan talkshow, mengusung tema “In this Economy : “Does Literacy (Still) Matter?”. Tema ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan relevansi literasi, baik pengetahuan, keterampilan, maupun kesadaran kritis di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika transformasi energi yang terus berkembang. Menghadirkan pembicara, Hanna Keraf  Co Founder Du'Anyam dan CEO Krealogi  serta  Ryan Adriandhy, sutradara film animasi JUMBO. 

Tags :
Kategori :

Terkait