BACA JUGA:Sensus Ekonomi 2026 Bengkulu Jadi Penentu Arah Investasi, Pemerintah Kucurkan APBN Rp7,07 Miliar
Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.
Langkah ini dapat mengurangi paparan cuaca ekstrem yang berubah-ubah.
"Yang paling penting adalah menjaga stamina tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik, dan menjaga pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap kuat menghadapi perubahan cuaca," ujar Nelli Hartati.
Warga Bergejala Flu dan Batuk Diminta Gunakan Masker
Dinkes Kota Bengkulu juga mengingatkan masyarakat yang mengalami gejala flu atau batuk agar tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Penggunaan masker dinilai menjadi langkah sederhana tetapi efektif untuk mengurangi risiko penularan penyakit kepada orang lain.
Selain melindungi orang sekitar, penggunaan masker juga membantu mencegah paparan infeksi tambahan saat kondisi tubuh sedang menurun.
BACA JUGA:Kota Bengkulu Terima DBH Rp2,99 Miliar, PPh Pasal 21 Jadi Penyumbang Terbesar
BACA JUGA:Seluma Terima DBH Rp8,76 Miliar, Tiga Komponen Dana Bagi Hasil Sudah Cair 100 Persen
"Kalau sudah muncul gejala flu atau batuk, sebaiknya gunakan masker saat berada di luar rumah. Ini sebagai bentuk perlindungan bagi diri sendiri maupun orang di sekitar," katanya.
Anak Sekolah Menjadi Kelompok yang Perlu Diwaspadai
Dinkes memberi perhatian khusus kepada anak-anak usia sekolah.
Kelompok ini dinilai lebih rentan karena memiliki mobilitas tinggi dan banyak berinteraksi setiap hari.
Orang tua diminta memastikan kondisi kesehatan anak tetap terjaga sebelum berangkat ke sekolah.
Apabila anak mulai mengalami demam, batuk, atau flu, orang tua disarankan segera memberikan penanganan yang tepat dan berkonsultasi ke fasilitas kesehatan bila diperlukan.