Waspada Influenza A pada Anak, Kenali Gejalanya

Rabu 23-09-2026,10:54 WIB
Reporter : Hellen Yuliana
Editor : Hellen Yuliana

Karena gejala influenza dapat menyerupai infeksi saluran pernapasan lainnya, orang tua sebaiknya tidak langsung memastikan anak terkena influenza hanya berdasarkan gejala.

Pemeriksaan tenaga kesehatan dan, bila diperlukan, tes influenza dapat membantu memastikan diagnosis.

BACA JUGA:HGU PT Agri Andalas Dipertanyakan, Edison Simbolon: Tidak Harus Seluruhnya Diperpanjang

BACA JUGA:Dinas PUPR Kota Bengkulu Selesaikan Drainase Jalan Enggano 3, Warga Sebut Banjir Mulai Teratasi

Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Diabaikan

Sebagian besar kasus influenza dapat membaik, tetapi orang tua tetap perlu memantau kondisi anak.

Influenza dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, dehidrasi, infeksi telinga, hingga memperburuk penyakit kronis tertentu.

Risiko tersebut lebih tinggi pada anak usia di bawah 5 tahun, terutama di bawah 2 tahun.

Segera bawa anak mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami napas cepat atau kesulitan bernapas, bibir atau wajah membiru, dada tertarik ketika bernapas, nyeri dada, dehidrasi, tidak aktif atau sulit berinteraksi saat terjaga, hingga kejang.

BACA JUGA:Anggaran Terbatas, PUPR Bengkulu Batasi Program Jalan: Satu Kabupaten Satu Kegiatan

BACA JUGA:Korban Kebakaran Bengkulu Dapat Motor dan Mesin Jahit, Jadi Modal untuk Bangkit

Orang tua juga perlu waspada apabila demam atau batuk sempat membaik tetapi kemudian kembali dan semakin parah.

Pada bayi berusia kurang dari 12 minggu, demam juga memerlukan penanganan medis segera.

Cara Melindungi Anak dari Influenza

Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan, membersihkan permukaan yang sering disentuh, memperbaiki sirkulasi udara, dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.

Vaksinasi influenza juga menjadi salah satu langkah pencegahan yang direkomendasikan untuk anak sesuai usia dan kondisi kesehatannya.

Tags :
Kategori :

Terkait