Caranya, tuangkan air panas ke dalam teko dan diamkan beberapa saat.
Selanjutnya, buang air tersebut lalu seduh teh seperti biasa.
Teko yang sudah hangat dapat membantu mengurangi penurunan suhu minuman secara cepat.
BACA JUGA:Kulit Kusam hingga Jerawat, Benarkah Daun Kelor Bisa Jadi Solusi?
BACA JUGA:PAW Dua Kursi DPRD Provinsi Bengkulu Berproses, PDIP Sudah Ajukan Pengganti, Gerindra Masih Menunggu
3. Simpan Bawang Putih dengan Tepat
Bawang putih cincang sebaiknya tidak disimpan sembarangan, terutama jika dicampur dengan minyak.
Campuran bawang putih segar dan minyak yang disimpan dalam kondisi tidak tepat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum.
Karena itu, gunakan bawang putih sesegera mungkin atau simpan dalam wadah tertutup di lemari es sesuai panduan keamanan pangan.
Untuk penyimpanan lebih lama, bawang putih dapat dibekukan dalam porsi kecil.
BACA JUGA:Ingin Staycation Hemat? Begini Cara Dapat Harga Hotel Murah
BACA JUGA:Bumbu Aromatik Awet Berbulan-bulan, Begini Cara Menyimpannya
4. Lindungi Kacang dan Biji-Bijian dari Hama
Kacang kering dan biji-bijian sebaiknya disimpan dalam wadah yang bersih, kering, dan tertutup rapat.
Cara tersebut lebih dapat diandalkan untuk mencegah masuknya serangga dibandingkan hanya mengandalkan bahan aromatik.
Daun salam atau cabai kering memang sering digunakan sebagai cara tradisional untuk mengusir serangga.