Selanjutnya, perhatikan kemampuan popok dalam menyerap urine dan menahan cairan.
Daya serap yang baik membantu menjaga permukaan popok tetap lebih kering sehingga kulit bayi tidak terlalu lama bersentuhan dengan kelembapan.
Untuk bayi yang tidur lebih lama pada malam hari, orang tua dapat mempertimbangkan popok dengan kemampuan menyerap cairan yang lebih tinggi.
BACA JUGA:Pendakian Rinjani via Senaru-Torean Ditutup, Ini Kondisi Terbaru Kebakarannya
BACA JUGA:Remaja Menstruasi Pertama, Orang Tua Wajib Tahu Cara Mendampinginya
3. Cek Bahan dan Tekstur
Kulit bayi masih sensitif sehingga bahan popok perlu menjadi perhatian.
Pilih produk dengan permukaan yang lembut dan tidak terasa kasar ketika bersentuhan dengan kulit.
Selain itu, perhatikan bahan yang digunakan dan informasi pada kemasan, terutama jika bayi memiliki kulit yang mudah mengalami iritasi.
4. Pastikan Sirkulasi Udara Cukup
Popok yang terlalu panas atau kurang mendukung sirkulasi udara dapat membuat area popok lebih lembap.
BACA JUGA:Jangan Asal Pakai Skincare, Ini Tips Perawatan Kulit untuk Remaja
BACA JUGA:Disperindag Mukomuko Ingatkan Pedagang, Penjualan Tuak dan Miras Botolan Akan Ditertibkan
Karena itu, pertimbangkan produk yang memiliki desain untuk membantu mengurangi kelembapan.
Namun, pemilihan popok tetap perlu diikuti dengan kebiasaan mengganti popok secara rutin.
5. Perhatikan Perekat dan Bentuk Popok