HONDA

Efisiensi Anggaran Rp400 Miliar, Gubernur Bengkulu Pertimbangkan Pinjaman Daerah Rp2 Triliun

Efisiensi Anggaran Rp400 Miliar, Gubernur Bengkulu Pertimbangkan Pinjaman Daerah Rp2 Triliun

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan--

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mempertimbangkan opsi pinjaman daerah senilai Rp2 triliun untuk menjaga percepatan pembangunan infrastruktur di tengah tekanan fiskal.

Wacana pinjaman dari Bank Jabar Banten (BJB) mencuat setelah efisiensi anggaran daerah mencapai sekitar Rp400 miliar, yang berdampak pada semakin terbatasnya ruang fiskal APBD.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa pinjaman daerah merupakan langkah strategis dan terukur guna menutup celah fiskal tanpa menghentikan pembangunan.

“Pinjaman daerah itu bukan sesuatu yang tabu. Banyak daerah besar melakukannya sebagai strategi percepatan pembangunan. Yang terpenting adalah perencanaannya matang dan diperuntukkan bagi sektor produktif,” ujar Helmi Hasan, Senin 2 Maret 2026.

BACA JUGA:Imbauan Nasional, Jamaah Umrah Bengkulu Diminta Tunda Keberangkatan

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Program Pro-Rakyat Berlanjut Usai Safari Ramadan

Menurutnya, sejumlah daerah dengan APBD besar tetap memanfaatkan skema pinjaman sebagai bagian dari manajemen fiskal untuk mempercepat pembangunan.

Ia menekankan bahwa langkah ini bukan untuk menambah beban, melainkan sebagai solusi jangka panjang.

“Kita belajar dari daerah lain. Meski APBD besar, tetap ada pinjaman untuk mempercepat pembangunan. Apalagi Bengkulu saat ini mengalami efisiensi sekitar Rp400 miliar. Kalau tidak ada terobosan, pembangunan bisa melambat. Itu yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Helmi memastikan, apabila pinjaman direalisasikan, dana akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Pembangunan jalan produksi, irigasi, serta konektivitas antarwilayah dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil panen dan meningkatkan pendapatan petani.

BACA JUGA:Warga Mukomuko Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Disperindag Sebut Distribusi Lancar

BACA JUGA:Siap Mengaspal di Lintasan Dunia, Inilah 10 Pembalap Muda Terpilih di Astra Honda Racing School 2026

“Kita ingin petani Bengkulu merasakan manfaat nyata. Jalan produksi bagus, distribusi lancar, hasil panen cepat sampai ke pasar dengan biaya lebih murah. Itu akan menaikkan pendapatan mereka. Jadi pinjaman ini untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk hal konsumtif,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: