Pemprov Bengkulu Alokasikan Rp600 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Ambulans Gratis
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memastikan program pembangunan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam rangkaian kunjungan ke kabupaten/kota, Pemprov Bengkulu menegaskan komitmen anggaran besar untuk perbaikan infrastruktur jalan hingga pengadaan ambulans gratis.
Pada APBD 2026, lebih dari Rp600 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Fokus perbaikan diarahkan pada ruas jalan rusak berat dan jalur penghubung antarwilayah yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Disperindag Mukomuko Gelar Pasar Murah
BACA JUGA:Real Madrid Terpeleset di Bernabeu, Jarak dengan Barcelona Melebar Jadi Empat Poin
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mengatakan Safari Ramadan bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kebijakan anggaran tepat sasaran.
“Selama Safari Ramadan ini kita turun langsung, mendengar keluhan masyarakat soal jalan rusak dan akses yang sulit. Maka kita pastikan anggarannya sudah dialokasikan. Ini bukti keseriusan pemerintah menjawab kebutuhan dasar rakyat,” ujar Helmi.
Ia menegaskan, perbaikan difokuskan pada ruas-ruas dengan tingkat kerusakan berat serta jalan penghubung antarwilayah yang menjadi urat nadi perekonomian.
“Jalan adalah urat nadi ekonomi. Kalau jalannya bagus, distribusi lancar, harga stabil, ekonomi tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambahnya.
BACA JUGA:Weston McKennie Resmi Perpanjang Kontrak, Juventus Amankan Hingga 2030
BACA JUGA:Jelang Lebaran, Pemkot Bengkulu Tetapkan HET Makanan dan Minuman di Kawasan Wisata
Dari total anggaran tersebut, Kabupaten Bengkulu Tengah mendapat alokasi sekitar Rp158 miliar karena memiliki tingkat kerusakan jalan cukup parah. Penetapan anggaran dilakukan berdasarkan evaluasi teknis di lapangan.
“Kita tidak asal membagi anggaran. Kita lihat kondisi riilnya. Bengkulu Tengah memang butuh perhatian lebih, sehingga kita prioritaskan agar perbaikannya bisa tuntas dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



