970 Unit Lolos Verifikasi BSPS 2026, Pemprov Bengkulu Kejar Sisa Kuota Agar Tak Dialihkan
Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mempercepat realisasi Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026.
Tahun ini, Provinsi Bengkulu mendapat kuota 3.000 unit rumah untuk direhabilitasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pada tahap pertama, sebanyak 1.172 unit rumah diusulkan.
Namun, hanya 970 unit yang dinyatakan lulus verifikasi, sementara 202 unit belum memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.
BACA JUGA:15.320 KPM Kota Bengkulu Terdata Penerima PKH 2026, Pencairan Tunggu Arahan Kemensos
BACA JUGA:BPJS PBI Dinonaktifkan, Pemprov Bengkulu Siap Tanggung Biaya Berobat Warga
Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memastikan ratusan unit yang belum lolos akan segera diperbaiki dan diusulkan kembali agar kuota tidak dialihkan ke daerah lain.
“Kita tidak ingin kuota yang sudah ditetapkan untuk Bengkulu justru dialihkan ke daerah lain. Karena itu, 202 unit rumah yang belum memenuhi syarat akan segera kita perbaiki datanya dan diusulkan kembali dalam waktu dekat,” ujar Herwan, Selasa 3 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kendala utama terletak pada persoalan administrasi dan sinkronisasi data saat proses verifikasi, seperti kelengkapan dokumen kepemilikan rumah dan kesesuaian dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Sebagian besar kendalanya ada pada administrasi dan sinkronisasi data. Misalnya status kepemilikan lahan yang belum jelas atau penerima belum terdaftar dalam basis data yang dipersyaratkan. Ini yang sedang kita benahi bersama kabupaten/kota,” jelasnya.
BACA JUGA:Cek Rinciannya, Zakat Fitrah 1447 H di Mukomuko Berlaku Tiga Kategori
BACA JUGA:Real Madrid Terpeleset di Bernabeu, Jarak dengan Barcelona Melebar Jadi Empat Poin
Untuk 970 unit yang telah lolos verifikasi, masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta guna memperbaiki rumah agar lebih layak huni.
“Setiap unit yang lolos akan menerima Rp20 juta. Ini memang sifatnya stimulan, tapi sangat membantu masyarakat untuk memperbaiki kondisi rumahnya,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



