Massa May Day Bengkulu Sampaikan 7 Tuntutan, Soroti Hak Buruh hingga Mosi Tak Percaya
Massa May Day Bengkulu Sampaikan 7 Tuntutan, Soroti Hak Buruh hingga Mosi Tak Percaya--Riko/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Senin 4 Mei 2026,diwarnai sejumlah tuntutan tegas dari massa aksi yang menyoroti persoalan ketenagakerjaan hingga melayangkan mosi tidak percaya kepada pimpinan daerah.
Dengan pengawalan aparat Polresta Bengkulu, aksi berlangsung tertib namun penuh tekanan.
Massa menyampaikan berbagai aspirasi terkait hak buruh dan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum berpihak pada pekerja.
Koordinator Lapangan Aksi, Mohamad Hasbi Alfitro, menegaskan bahwa tuntutan yang disuarakan merupakan bentuk akumulasi keresahan buruh, bukan sekadar agenda tahunan.
BACA JUGA:PLN Jamin Listrik MTQ Provinsi Bengkulu Aman, UMKM di Seluma Ikut Terdongkrak
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Benahi Parkir, Bapenda Tekankan Setoran Transparan ke Kas Daerah
“Kami datang membawa tuntutan nyata, mulai dari perlindungan tenaga kerja hingga kebijakan yang lebih berpihak pada buruh. Ini bukan sekadar aksi simbolik,” tegas Hasbi.
Kekecewaan massa memuncak setelah tidak dapat bertemu langsung dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yang disebut sedang dinas luar. Kondisi tersebut memicu pernyataan mosi tidak percaya dari demonstran.
“Ketidakhadiran pemimpin di momen penting seperti ini menunjukkan kurangnya komitmen terhadap aspirasi rakyat. Kami menyatakan mosi tidak percaya,” lanjutnya.
Aksi juga diwarnai penampilan band lokal Bengkulu, Joni Kane, yang menyuarakan semangat perjuangan buruh melalui musik.
Setelah berorasi, massa akhirnya diperbolehkan masuk ke Kantor Gubernur Bengkulu. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mewakili gubernur dan wakil gubernur untuk menerima aspirasi massa dengan pengawalan aparat keamanan.
BACA JUGA:Geger Penemuan Mayat di Simpang Dekranasda Kota Bengkulu, Korban Dikabarkan Hilang Sejak Sepekan
Dalam aksi tersebut, aliansi “May Day Menuntut” menyampaikan tujuh poin tuntutan kepada pemerintah daerah, yaitu:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

