HONDA

Aplikasi Srikandi Dukung WFH ASN Bengkulu, Administrasi Tetap Lancar

Aplikasi Srikandi Dukung WFH ASN Bengkulu, Administrasi Tetap Lancar

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu, Rusmayadi --

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pelayanan publik dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berjalan optimal meski menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat.

Transformasi digital menjadi kunci utama dalam menjaga efektivitas layanan. 

Seluruh proses administrasi kini dilakukan secara elektronik melalui Aplikasi Srikandi, sehingga tidak lagi bergantung pada kehadiran fisik di kantor.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu, Rusmayadi menegaskan bahwa sistem pelayanan telah bertransformasi ke arah digital, khususnya dalam pengelolaan surat-menyurat dan administrasi pemerintahan.

BACA JUGA:Dinkes Kota Bengkulu Wajibkan Budaya 3S di Puskesmas, Target Pelayanan Lebih Ramah

BACA JUGA:Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko Pastikan Makanan Bergizi Aman, Sidak Akan Rutin Digelar

“Pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa. Seluruh pengurusan surat kini dilakukan secara digital melalui aplikasi Srikandi, termasuk penggunaan tanda tangan elektronik, sehingga tidak ada hambatan meskipun pejabat sedang dinas luar atau WFH,” ujar Rusmayadi, Rabu 6 Mei 2026.

Menurutnya, kebijakan WFH tidak hanya memberikan fleksibilitas kerja, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menguji kesiapan sistem digital dalam mendukung tata kelola pemerintahan modern.

“Ini sekaligus menjadi uji coba nyata terhadap keandalan digitalisasi manajemen kita. Mulai dari penyusunan, koreksi, hingga penandatanganan dokumen, semuanya sudah berbasis digital,” jelasnya.

Selain meningkatkan kecepatan layanan, sistem digital juga memberikan efisiensi signifikan, terutama dalam mengurangi penggunaan kertas (paperless) yang selama ini menjadi tantangan dalam birokrasi.

BACA JUGA:Warga Keluhkan Jarak, Disdukcapil Mukomuko Siapkan Anggaran Aktifkan Layanan Keliling

BACA JUGA:Pekerjaan Dikebut, Progres Pembangunan Gerai KDKMP di Mukomuko Tembus 98,9 Persen

“Kita sudah mulai meninggalkan pola lama berbasis kertas. Sekarang semua proses dilakukan melalui komputer, lalu dokumen dikirim secara elektronik, baik melalui email maupun aplikasi pesan seperti WhatsApp,” ungkapnya.

Ia menambahkan, digitalisasi tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: