Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Kementerian Dalam Negeri Fokuskan 5 Aspek Pengawasan di Bengkulu
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Kementerian Dalam Negeri Fokuskan 5 Aspek Pengawasan di Bengkulu--Ist/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Dalam Negeri menggelar Entry Meeting Pengawasan Daerah oleh Inspektorat Jenderal pada Rabu 6 Mei 2026, di Kantor Gubernur Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD).
Pertemuan yang diikuti seluruh kepala OPD Provinsi Bengkulu ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, transparan, dan efektif.
Pengawas Ahli Utama Kementerian Dalam Negeri, Azwan menegaskan bahwa pengawasan ini tidak hanya berfokus pada temuan kesalahan, tetapi juga memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi pemerintah daerah.
“Ini merupakan bagian dari pembinaan pengawasan. Jika ditemukan permasalahan, akan diberikan solusi. Namun, jika tidak ditindaklanjuti, tentu akan berdampak kurang baik,” kata Azwan.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Percepat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Data Jamsostek 2026
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Susun Strategi Tekan Belanja Pegawai 30 Persen, Harapkan Dukungan Pusat untuk PPPK
Dalam pelaksanaannya, terdapat lima aspek strategis yang menjadi fokus pengawasan, yaitu pengelolaan keuangan daerah, peningkatan pelayanan publik, kerja sama antar daerah, pembangunan daerah, serta pelaksanaan program strategis nasional.
Program strategis nasional yang menjadi perhatian meliputi penanggulangan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, penanganan stunting, pengurangan pengangguran terbuka, hingga program lingkungan seperti Indonesia Asri.
Menanggapi hal tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi meminta seluruh kepala OPD untuk bersikap kooperatif dan terbuka selama proses pengawasan berlangsung.
“Kepada seluruh kepala OPD yang hadir, kami minta agar lebih terbuka ketika tim pengawasan meminta data yang diperlukan,” tegasnya.
BACA JUGA:Dinkes Kota Bengkulu Wajibkan Budaya 3S di Puskesmas, Target Pelayanan Lebih Ramah
BACA JUGA:43 Pelajar Bengkulu Tak Lulus, Disdikbud Ungkap Mayoritas Karena Menikah
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kualitas tata kelola pemerintahan semakin meningkat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

