SPAM Regional Kobema Mulai Uji Coba, Air Bersih Sudah Mengalir hingga Dusun Terjauh di Seluma
SPAM Regional Kobema Mulai Uji Coba, Air Bersih Sudah Mengalir hingga Dusun Terjauh di Seluma--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kobema yang melayani Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma.
Pengoperasian dilakukan dalam tahap uji coba selama tiga bulan setelah proyek tersebut menerima serah terima operasional sementara dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
SPAM Regional Kobema menjadi salah satu solusi jangka panjang pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tiga daerah tersebut. Hasil evaluasi awal menunjukkan distribusi air telah menjangkau hingga wilayah terjauh di Kabupaten Seluma.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan uji coba operasional telah dimulai sejak pekan lalu.
BACA JUGA:Dinas Perikanan Mukomuko Mulai Terapkan X-Star, Pengurusan BBM Nelayan Jadi Digital
"Alhamdulillah, bulan kemarin sudah diserahterimakan operasional sementara oleh Kementerian PU kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu. Mulai minggu lalu kami melaksanakan uji coba operasional selama tiga bulan," ujar Tejo.
Menurutnya, hasil evaluasi selama satu pekan pelaksanaan uji coba menunjukkan sistem distribusi air berjalan cukup baik meski masih ditemukan sejumlah kendala teknis yang sedang ditangani.
"Hasil evaluasi kemarin cukup positif. Air sudah mengalir sampai ke dusun yang paling jauh di wilayah Kabupaten Seluma. Ini menjadi indikator bahwa jaringan utama yang dibangun sudah berfungsi dan mampu menjangkau daerah pelayanan," jelasnya.
Meski demikian, Tejo mengakui masih ada beberapa pekerjaan yang perlu disempurnakan, terutama terkait cakupan layanan sambungan rumah dan perbaikan jaringan distribusi.
BACA JUGA:Kebakaran Akibat Regulator Gas LPG Bocor, Istri Pemilik Rumah Alami Luka Bakar Ringan
Saat ini, dari target 40 ribu Sambungan Rumah (SR), baru sekitar 20 ribu SR yang telah terlayani aliran air bersih. Selain itu, tim teknis juga masih melakukan perbaikan pada sejumlah titik pipa yang mengalami kerusakan.
"Sambungan rumah yang ditargetkan sebanyak 40 ribu SR, saat ini baru sekitar 20 ribu SR yang bisa teraliri. Selain itu, di beberapa titik juga masih ditemukan pipa yang mengalami kerusakan atau pecah sehingga sedang dilakukan perbaikan oleh tim teknis," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




