HONDA

NTP Bengkulu Mei 2026 Turun, Kenaikan Biaya Produksi Lampaui Pertumbuhan Harga Hasil Pertanian

NTP Bengkulu Mei 2026 Turun, Kenaikan Biaya Produksi Lampaui Pertumbuhan Harga Hasil Pertanian

Petani memanen hasil pertanian di Bengkulu. BPS mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Bengkulu Mei 2026 turun menjadi 201,95 akibat kenaikan biaya produksi yang lebih tinggi dibanding kenaikan harga hasil pertanian.--Screenshot/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Kesejahteraan petani Bengkulu mengalami tekanan pada Mei 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) turun tipis menjadi 201,95.

Angka tersebut turun 0,02 persen dibanding April 2026 yang berada di level 201,99.

Meski penurunannya relatif kecil, kondisi ini menunjukkan biaya yang harus dikeluarkan petani meningkat lebih cepat dibanding pendapatan yang diterima dari hasil produksi.

BACA JUGA:Inflasi Bengkulu Tembus 3,01 Persen pada Mei 2026, Harga Cabai Merah dan Tiket Pesawat Jadi Pemicu Utama

BACA JUGA:Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Destinasi Wisata Modern, Kementerian PU Gelontorkan Rp37,1 Miliar

Berdasarkan Berita Resmi Statistik Nomor 36/06/17/Th.XXVIII yang dirilis 2 Juni 2026, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 1,07 persen.

Namun, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) meningkat lebih tinggi, yakni 1,09 persen.

Kondisi tersebut menyebabkan NTP mengalami koreksi tipis pada Mei 2026.

"NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat kemampuan tukar produk pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi maupun digunakan dalam proses produksi," tulis BPS Provinsi Bengkulu dalam siaran persnya.

Tiga Subsektor Menjadi Penyebab Utama Penurunan

Turunnya NTP Bengkulu terutama dipengaruhi oleh melemahnya beberapa subsektor utama.

Subsektor tanaman pangan mengalami penurunan NTP sebesar 1,19 persen.

Kemudian subsektor tanaman perkebunan rakyat turun 1,41 persen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: