HONDA

15 Kandidat Pimpinan BAZNAS Bengkulu Jalani Wawancara, Tinggal Dipilih 5 Pemimpin Definitif

15 Kandidat Pimpinan BAZNAS Bengkulu Jalani Wawancara, Tinggal Dipilih 5 Pemimpin Definitif

Sebanyak 15 kandidat mengikuti wawancara seleksi pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk memperebutkan lima posisi pimpinan definitif periode mendatang.--Screenshot/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu memasuki tahapan paling menentukan.

Sebanyak 15 kandidat mengikuti wawancara mendalam untuk memperebutkan lima kursi pimpinan definitif yang akan memimpin pengelolaan zakat di Provinsi Bengkulu.

Tahapan wawancara berlangsung di Aula Gedung Biro Umum Pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin, 6 Juli 2026.

Proses ini menjadi gerbang terakhir sebelum panitia mengerucutkan peserta menjadi 10 nama terbaik yang akan diusulkan kepada BAZNAS Pusat.

BACA JUGA:Mukomuko Usulkan 7 Ruas Jalan ke Pusat, Tiga Proyek Wajib Gunakan Aspal Buton

BACA JUGA:DLH Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Kota Bengkulu, Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas

Seleksi tersebut menjadi perhatian karena pimpinan baru diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus memperkuat program pemberdayaan masyarakat di Bengkulu.

Wawancara Jadi Penentu Seleksi

Sebelumnya, seluruh peserta telah dinyatakan lulus seleksi administrasi dan uji kompetensi.

Kini, mereka diuji melalui wawancara yang menitikberatkan pada pengalaman, kepemimpinan, strategi, hingga kemampuan menghadirkan inovasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan proses seleksi tidak hanya mengukur kemampuan akademik.

Panitia juga menilai komitmen peserta dalam mengembangkan BAZNAS agar semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

"Kami ingin memastikan pimpinan yang terpilih benar-benar kompeten, memiliki waktu yang cukup untuk mengabdi, serta mempunyai strategi dan inovasi dalam mengembangkan BAZNAS Provinsi Bengkulu," ujar Herwan Antoni.

Menurutnya, tantangan pengelolaan zakat semakin kompleks. Karena itu, BAZNAS membutuhkan pemimpin yang mampu menciptakan terobosan baru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: