Pemprov Bengkulu Perluas E-Presensi Mobile, Dua Kabupaten Mulai Terapkan Sistem Absensi Digital
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu menyaksikan penandatanganan kerja sama replikasi aplikasi E-Presensi Mobile untuk memperkuat transformasi digital dan SPBE di Bengkulu.--ist/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mempercepat penerapan pemerintahan berbasis digital.
Salah satu langkah terbaru dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi aplikasi E-Presensi Mobile bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kepahiang.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus mendorong efisiensi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin, 6 Juli 2026.
BACA JUGA:Kedudukan dan Yurisdikasi ICC Terkait Perintah Penangkapan Terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu
BACA JUGA:Ayah Kandung di Kepahiang Ditangkap, Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak
Kegiatan tersebut disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan Susmanto dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang Hartono.
Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkulu Selatan Decky Zulkarnain, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Kepahiang Kushadi Cahyadi.
E-Presensi Mobile Diperluas ke Daerah
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan transformasi digital tidak dapat berjalan maksimal tanpa sinergi antarpemerintah daerah.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu membuka peluang replikasi aplikasi yang telah dikembangkan agar dapat dimanfaatkan kabupaten dan kota.
"Pemerintah Provinsi Bengkulu memandang bahwa transformasi digital akan berjalan lebih optimal apabila dilaksanakan secara sinergis dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota sebagai mitra strategis," ujar Herwan Antoni.
BACA JUGA:21 Lulusan SMK Bengkulu Berangkat Kerja ke Jepang, Gaji Capai Rp20 Juta per Bulan
BACA JUGA:BLINC 3.0 Bidik Investor Global, Proyek Bengkulu Berpeluang Raup Investasi Triliunan Rupiah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


