HONDA

DBH Bengkulu Capai Rp8,39 Miliar, Dana Sawit Belum Cair hingga Akhir Juni 2026

DBH Bengkulu Capai Rp8,39 Miliar, Dana Sawit Belum Cair hingga Akhir Juni 2026

Laporan Kanwil DJPb Bengkulu menunjukkan penyaluran Dana Bagi Hasil Provinsi Bengkulu mencapai Rp8,39 miliar, sementara DBH Sawit belum terealisasi hingga akhir Juni 2026.--Screenshot/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp8,39 miliar hingga 29 Juni 2026. 

Meski demikian, sejumlah komponen DBH strategis, termasuk Dana Bagi Hasil Sawit, masih belum terealisasi.

Data tersebut dirilis Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu dalam laporan perkembangan penyaluran Transfer ke Daerah (TKD).

Dari total alokasi DBH Provinsi Bengkulu sebesar Rp32,41 miliar, realisasi penyaluran baru mencapai 25,91 persen atau Rp8,39 miliar.

BACA JUGA:DBH Bengkulu Baru Cair 30,59 Persen, Bengkulu Selatan dan Kaur Tertinggi Serap Dana Transfer

BACA JUGA:6 Desa di Mukomuko Lolos Program Bioflok KKP, Kolam Beton Disiapkan untuk Tingkatkan Produksi Ikan

Kondisi itu menunjukkan masih terdapat ruang besar bagi peningkatan penyaluran dana transfer yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah.

Dana Sawit Belum Tersalurkan

Salah satu perhatian dalam laporan tersebut adalah belum adanya realisasi Dana Bagi Hasil Sawit.

Padahal, alokasi DBH Sawit untuk Provinsi Bengkulu mencapai Rp5,56 miliar.

Hingga 29 Juni 2026, realisasinya masih nol persen.

DBH Sawit memiliki peran penting bagi daerah penghasil kelapa sawit.

Dana tersebut diprioritaskan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan produksi perkebunan.

Selain itu, dana juga mendukung infrastruktur penunjang aktivitas perkebunan yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: