DBH Bengkulu Selatan Tembus 35,76 Persen, Dana Sawit Rp1,8 Miliar Masih Belum Cair
Data Kanwil DJPb Bengkulu menunjukkan penyaluran Dana Bagi Hasil Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai 35,76 persen, sementara DBH Sawit Rp1,8 miliar belum cair.--Screenshot/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi salah satu daerah dengan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) tertinggi di Provinsi Bengkulu hingga akhir Juni 2026.
Meski begitu, Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang bernilai miliaran rupiah masih belum tersalurkan.
Data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu menunjukkan, realisasi penyaluran DBH Bengkulu Selatan telah mencapai Rp8,62 miliar atau 35,76 persen dari total alokasi Rp24,10 miliar hingga 29 Juni 2026.
Persentase tersebut menempatkan Bengkulu Selatan sebagai daerah dengan tingkat penyaluran DBH tertinggi di Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:DBH Bengkulu Capai Rp8,39 Miliar, Dana Sawit Belum Cair hingga Akhir Juni 2026
BACA JUGA:DBH Bengkulu Baru Cair 30,59 Persen, Bengkulu Selatan dan Kaur Tertinggi Serap Dana Transfer
Namun, di balik capaian tersebut, masih terdapat sejumlah jenis DBH yang belum dicairkan.
Dana Sawit Rp1,8 Miliar Belum Tersalurkan
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Dana Bagi Hasil Sawit.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan memperoleh alokasi DBH Sawit sebesar Rp1,81 miliar.
Namun hingga akhir Juni 2026, realisasinya masih nol persen.
Padahal, DBH Sawit memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pemeliharaan jalan produksi perkebunan.
Dana ini juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas kawasan pertanian dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Selain DBH Sawit, DBH Cukai Hasil Tembakau juga belum mengalami penyaluran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


