DBH Bengkulu Utara Tembus Rp10,57 Miliar, Dana Sawit Rp3,35 Miliar Masih Belum Cair
Data Kanwil DJPb Bengkulu menunjukkan penyaluran Dana Bagi Hasil Kabupaten Bengkulu Utara mencapai Rp10,57 miliar, sementara DBH Sawit Rp3,35 miliar belum tersalurkan.--Screenshot/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Kabupaten Bengkulu Utara menjadi daerah dengan penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) terbesar secara nominal di Provinsi Bengkulu hingga akhir Juni 2026.
Meski demikian, Dana Bagi Hasil Sawit senilai miliaran rupiah masih belum mengalir ke kas daerah.
Data terbaru Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu mencatat realisasi penyaluran DBH Kabupaten Bengkulu Utara mencapai Rp10,57 miliar.
Nilai tersebut berasal dari total alokasi DBH sebesar Rp33,46 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
BACA JUGA:DBH Bengkulu Tengah Baru 24,74 Persen, Dana Sawit Rp2,18 Miliar Belum Tersalurkan
BACA JUGA:DBH Bengkulu Selatan Tembus 35,76 Persen, Dana Sawit Rp1,8 Miliar Masih Belum Cair
Dengan capaian itu, persentase penyaluran telah mencapai 31,61 persen hingga 29 Juni 2026.
Meski menjadi penerima terbesar secara nominal, masih terdapat sejumlah komponen DBH yang belum terealisasi.
Dana Sawit Rp3,35 Miliar Masih Tertahan
Komponen yang paling menjadi perhatian adalah Dana Bagi Hasil Sawit.
Kabupaten Bengkulu Utara memperoleh alokasi DBH Sawit sebesar Rp3,35 miliar.
Namun hingga akhir Juni 2026, dana tersebut belum disalurkan.
Realisasi masih tercatat nol persen.
Padahal, DBH Sawit menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan jalan produksi perkebunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


