DBH Kepahiang Baru 25,33 Persen, Dana Sawit Rp1,06 Miliar Belum Mengalir
Laporan Kanwil DJPb Bengkulu menunjukkan penyaluran Dana Bagi Hasil Kabupaten Kepahiang mencapai 25,33 persen, sedangkan DBH Sawit Rp1,06 miliar belum tersalurkan.--Screenshot/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kabupaten Kepahiang hingga akhir Juni 2026 masih berlangsung bertahap.
Dari total alokasi Rp4,26 miliar, dana yang telah masuk ke kas daerah baru mencapai Rp1,08 miliar atau 25,33 persen.
Data tersebut dirilis Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu dalam laporan perkembangan penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) hingga 29 Juni 2026.
Laporan itu juga menunjukkan masih terdapat komponen Dana Bagi Hasil bernilai besar yang belum terealisasi, termasuk Dana Bagi Hasil Sawit.
BACA JUGA:DBH Kaur Capai 35,66 Persen, Dana Sawit Rp1,77 Miliar Masih Belum Dicairkan
BACA JUGA:DBH Bengkulu Utara Tembus Rp10,57 Miliar, Dana Sawit Rp3,35 Miliar Masih Belum Cair
Padahal, dana tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur pendukung sektor perkebunan.
DBH Sawit Rp1,06 Miliar Belum Cair
Kanwil DJPb Bengkulu mencatat Kabupaten Kepahiang memperoleh alokasi DBH Sawit sebesar Rp1,07 miliar.
Namun hingga akhir Juni 2026, dana tersebut belum disalurkan.
Realisasinya masih tercatat nol persen.
DBH Sawit diprioritaskan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan produksi perkebunan.
Program tersebut bertujuan meningkatkan akses distribusi hasil perkebunan dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain DBH Sawit, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau juga belum mengalami penyaluran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


