HONDA

Optimalisasi BBI Lingkar Barat, DKP Kota Bengkulu Target PAD Rp200 Juta di 2026

Optimalisasi BBI Lingkar Barat, DKP Kota Bengkulu Target PAD Rp200 Juta di 2026

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Will Hopi--Riko/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengambil langkah strategis untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2026.

Fokus utama DKP adalah mengoptimalisasi kembali Balai Benih Ikan (BBI) Lingkar Barat yang dalam beberapa tahun terakhir tidak beroperasi secara maksimal.

BBI yang berlokasi di kawasan Jalan Dua Jalur Lingkar Barat ini ditargetkan menjadi sentra pembibitan ikan unggulan, sekaligus pusat penyediaan benih ikan bagi masyarakat, seperti lele, gurami dan nila. 

Revitalisasi ini diproyeksikan menjadi sumber PAD baru yang potensial bagi Pemerintah Kota Bengkulu.

BACA JUGA:Data Satlantas Mukomuko: Korban Luka Berat Naik 145 Persen, Polisi Perkuat Pola Operasi Zebra Nala 2025

BACA JUGA:Pemerintah Mukomuko Targetkan Bedah Rumah Rampung Desember 2025, 36 Rumah Diperbaiki

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Will Hopi, memastikan bahwa proses revitalisasi seluruh kolam yang mengalami kerusakan akan segera dimulai. Pihaknya bekerja intensif untuk menata ulang sarana dan memastikan seluruh fasilitas kembali berfungsi penuh. 

Hal ini menjadi fondasi bagi peningkatan produksi bibit ikan yang berkualitas.

“Balai Benih ini di tahun 2026 ditargetkan bisa menghasilkan PAD bagi Kota Bengkulu. Kami dari tim akan berusaha mengelola pembibitan itu, sehingga nantinya bibit-bibit ikan yang dibutuhkan masyarakat bisa diambil langsung di tempat kita. Hasil dari pembibitan itulah yang akan menjadi PAD bagi pemerintah kota,” ujar Will Hopi, Jumat 21 November 2025.

Will Hopi juga menekankan bahwa revitalisasi fasilitas ini menuntut komitmen penuh dari jajaran DKP karena kondisi sarana yang sudah lama tidak terawat.

BACA JUGA:Malam Anugerah Media Humas 2025: Menkomdigi: Humas Adalah Navigator Kebenaran di Era Kebisingan Digital

BACA JUGA:121 CJH Bengkulu Selatan Tertunda Berangkat Akibat Aturan Baru Kuota Haji Nasional

“Kami dari tim benar-benar harus kerja ekstra, karena fasilitas yang ada sekarang memang harus difungsikan kembali. Sudah beberapa tahun tidak digunakan. Ada beberapa kolam yang bocor dan kemungkinan di awal bulan ini akan kita perbaiki, sehingga tidak ada lagi satu kolam pun yang tidak berfungsi,” ungkapnya.

Pihaknya optimistis bahwa peningkatan produksi bibit ikan nantinya dapat memberikan dampak nyata dalam memperkuat PAD Kota Bengkulu, dengan target yang cukup ambisius.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: