Vandalisme di Belungguk Point, Pemkot Bengkulu Tak Akan Beri Kompromi
Pohon di Belungguk Point Dibakar, Walikota Bengkulu Siapkan Sanksi Tegas--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Aksi pembakaran pohon di kawasan wisata Belungguk Point menuai kecaman keras dari Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
Tindakan tersebut dinilai sebagai vandalisme serius yang merusak upaya pemerintah dalam menata ruang publik dan mempercantik wajah kota.
Peristiwa yang viral di media sosial itu disebut mencederai komitmen Pemkot Bengkulu dalam menghadirkan kawasan wisata yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyayangkan masih adanya oknum dengan “tangan jahil” yang merusak fasilitas dan lingkungan yang dibangun untuk kepentingan bersama.
BACA JUGA:Ini Daftar Tiga Besar Hasil Seleksi JPT Pratama Mukomuko, Keputusan di Tangan Bupati
BACA JUGA:Gedung Mapolsek Ratu Agung Diresmikan, Pemkot Bengkulu Dukung Layanan Polisi
Menurutnya, penataan kawasan Belungguk Point dilakukan dengan niat baik untuk meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sekaligus kenyamanan pengunjung.
“Kita sudah tata kawasan ini, tapi ada saja tangan jahil yang membakar pohon. Padahal saya sengaja mengajak semua pihak untuk meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik yang sudah kita bangun bersama,” ujar Dedy Wahyudi, Jumat 9 Januari 2026.
Tak hanya pembakaran pohon, Dedy mengungkapkan aksi perusakan fasilitas publik di Kota Bengkulu kerap terjadi.
Mulai dari lampu penerangan yang dirusak atau hilang, bangunan yang dicoret, hingga sampah yang dibuang sembarangan.
Menghadapi kondisi tersebut, Pemkot Bengkulu memastikan tidak akan bersikap lunak.
Dedy mengaku telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku vandalisme.
“Saya sudah berkompromi dan berkoordinasi dengan banyak pihak, termasuk Pak Kapolresta. Pelaku-pelaku yang sifatnya merusak seperti ini akan kita tegakkan aturannya. Tidak ada kompromi lagi, karena ini sudah terlalu parah,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

