HONDA

Kematian TBC di Bengkulu Melonjak Tajam, Dinkes Ingatkan Bahaya Keterlambatan Pengobatan

Kematian TBC di Bengkulu Melonjak Tajam, Dinkes Ingatkan Bahaya Keterlambatan Pengobatan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Sri Martiana, SE., S.Tr.Keb., M.Si.--Riko Dwi Apriansyah/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Angka kematian akibat Tuberkulosis atau TBC di Kota Bengkulu melonjak tajam sepanjang 2025.

Data Dinas Kesehatan menunjukkan tren yang patut diwaspadai oleh seluruh masyarakat.

Pada 2024, tercatat 1.283 kasus TBC dengan 60 pasien meninggal dunia.

Sementara 2025 mencatat 1.280 kasus, namun kematian naik drastis menjadi 88 orang.

BACA JUGA:Di Antara Dentum dan Doa: Jalan Sunyi Seorang Jurnalis

BACA JUGA:Kopi Bumi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Gubernur Helmi Hasan Ikut Tanam 45 Ribu Bibit di Lebong

Artinya, kasus hanya turun tiga orang, tetapi kematian bertambah 28 orang.

Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Sri Martiana, menegaskan situasi belum aman.

“Penurunan kasus tidak berarti aman. Kematian meningkat menunjukkan penanganan belum optimal,” kata Sri Martiana.

Ia menyebut keterlambatan pengobatan dan ketidakpatuhan pasien masih menjadi tantangan utama.

BACA JUGA:Sabtu Bertabur Cuan! Inilah 5 Zodiak yang Paling Hoki Hari Ini

BACA JUGA:Jangan Gegabah, Ini Ramalan untuk 5 Shio yang Bisa Mendapatkan Sial Akhir Pekan Ini

Memasuki awal 2026, belum ditemukan kasus positif TBC baru di Kota Bengkulu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: