Psikolog Soroti Maraknya Bullying di Bengkulu, Dampaknya Bisa Tinggalkan Trauma Panjang
Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Bengkulu, Wendri Surya Pratama, M.Psi., Psikolog--Riko Dwi Apriansyah/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Maraknya kasus pembulian di Bengkulu menuai keprihatinan dari kalangan psikolog.
Fenomena ini dinilai bukan kejadian yang muncul secara tiba-tiba.
Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Bengkulu, Wendri Surya Pratama, menegaskan hal tersebut.
Ia menyebut pembulian dipengaruhi banyak faktor yang saling berkaitan.
BACA JUGA:Sambut Ramadhan 1447 H, Pemkot Bengkulu Siapkan Pasar Takjil Terpusat
BACA JUGA:Kopi Bumi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Gubernur Helmi Hasan Ikut Tanam 45 Ribu Bibit di Lebong
“Sangat disayangkan pembulian masih terjadi, terutama di kalangan remaja,” ujar Wendri.
Menurutnya, penanganan kasus pembulian harus dilakukan secara komprehensif.
Pendekatan parsial dinilai tidak cukup menyentuh akar persoalan.
“Pembulian tidak muncul tiba-tiba. Pasti ada faktor yang melatarbelakanginya,” jelasnya.
Wendri menekankan dampak pembulian bersifat jangka panjang.
BACA JUGA:Pasar 56 Segera Dibuka, Solusi Pemkot Bengkulu Tertibkan PKL Panorama
BACA JUGA:Di Antara Dentum dan Doa: Jalan Sunyi Seorang Jurnalis
Dampak tersebut tidak hanya dirasakan korban, tetapi juga pelaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



