Graha Dehasen Siap Beroperasi Oktober 2026, Bando Amin: Kapasitas 5.000 Orang untuk Kebutuhan Masyarakat
Pembangunan Graha Dehasen di kawasan Air Sebakul, Kota Bengkulu ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.--Hakim/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Yayasan Dehasen Bengkulu terus melakukan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus fasilitas publik. Salah satu proyek besar yang tengah dikerjakan adalah pembangunan Graha Dehasen di kawasan Air Sebakul, Kota Bengkulu, yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Dehasen Bengkulu, Bando Amin, mengatakan bangunan auditorium tersebut tidak hanya difungsikan sebagai pusat kegiatan akademik, tetapi juga sebagai fasilitas serbaguna yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.
"Pada lantai pertama terdapat basement, kemudian ruang kuliah untuk Fakultas Pertanian dan Fakultas Pendidikan Olahraga. Selain itu, ke depan kami juga akan membangun kolam renang sebagai bagian dari pengembangan fasilitas kampus," ujar Bando Amin.
BACA JUGA:Disdikbud Kota Bengkulu Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah
Menurutnya, konsep awal pembangunan Graha Dehasen memang diperuntukkan sebagai gedung perkuliahan. Namun, seiring tingginya kebutuhan masyarakat Bengkulu terhadap gedung berkapasitas besar untuk berbagai kegiatan, pihak yayasan melakukan penyesuaian fungsi bangunan.
"Awalnya gedung ini memang dirancang untuk kegiatan kuliah. Tetapi kami melihat kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap gedung untuk wedding, pertemuan, seminar hingga konser masih sangat minim. Karena itu, kami menyiapkan Graha Dehasen sebagai gedung representatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat Bengkulu," jelasnya.
Bando mengungkapkan, Graha Dehasen nantinya mampu menampung hingga 5.000 orang, menjadikannya salah satu gedung pertemuan terbesar di Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Disperindagkop Mukomuko Pastikan Harga Pangan Awal Juni 2026 Masih Stabil
"Kapasitasnya sekitar 5.000 orang. Kami ingin menghadirkan fasilitas yang benar-benar bisa menjawab kebutuhan masyarakat Bengkulu untuk berbagai kegiatan berskala besar," katanya.
Tak hanya itu, persoalan lahan parkir yang sering menjadi kendala pada sejumlah gedung pertemuan juga telah diantisipasi pihak yayasan.
"Untuk area parkir, kami siapkan cukup luas karena kami memiliki lahan sekitar tiga hektare. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terkait kapasitas kendaraan saat menghadiri acara," tambahnya.
Graha Dehasen juga direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan wisuda mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu pada akhir tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




