Bunga Ringan, Harapan Menguat: Cerita Pelaku Usaha Kecil Bengkulu Tumbuh Bersama KUR BRI
Cerita para pelaku usaha kecil di Bengkulu yang terus tumbuh bersama KUR BRI, mulai dari konter pulsa hingga warung manisan.--Heri/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pagi baru saja merayap di Jalan WR Supratman, Simpang Medan Baru, Kelurahan Permatang Gubernur, Kota Bengkulu. Di antara lalu lalang kendaraan dan aktivitas warga yang mulai sibuk, sebuah konter kecil tampak membuka pintunya lebih awal.
Ukurannya tidak besar. Namun dari tempat sederhana itulah mimpi seorang pelaku usaha kecil bernama Yogi Marwanto tumbuh sedikit demi sedikit.
Di balik etalase yang kini tampak rapi, Yogi melayani pelanggan yang datang membeli pulsa, paket internet, hingga melakukan top up dompet digital. Sesekali ia tersenyum menyapa pelanggan yang sudah akrab dengannya.
Tak banyak yang tahu, beberapa tahun lalu kondisi konter bernama Tamir Cell itu jauh berbeda.
Saat pertama kali dirintis, Tamir Cell hanyalah usaha kecil yang menjual pulsa dan kuota internet dengan fasilitas seadanya. Etalase sederhana, perlengkapan terbatas, dan modal yang pas-pasan menjadi tantangan yang harus dihadapi Yogi setiap hari.
BACA JUGA:Dari Sepeda Motor di Depan PTM, Iwan Wujudkan Mimpi Besarkan Kerupuk Maryam Bersama KUR BRI
Sebagai pelaku usaha kecil, ia memahami bahwa pelayanan yang baik membutuhkan sarana yang memadai. Namun untuk memperbaiki toko dan menambah perlengkapan, ia membutuhkan modal yang tidak sedikit. Di tengah keterbatasan itulah Yogi menemukan jalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
Ia memutuskan mengajukan pinjaman sebesar Rp35 juta melalui BRI Unit Sentiong Kota Bengkulu. Dana tersebut kemudian digunakan untuk memperbaiki tampilan konter dan membeli etalase yang lebih layak agar pelanggan merasa nyaman saat bertransaksi. Keputusan itu menjadi titik balik bagi usahanya.
“Syukurlah ada KUR BRI ini, untuk kami buka usaha-usaha kecil kayak gini,” kata Yogi.
Bagi sebagian orang, angka Rp35 juta mungkin tidak terlalu besar. Namun bagi pelaku usaha mikro seperti Yogi, modal tersebut menjadi energi baru yang menghidupkan harapan.
BACA JUGA:Satu Klik Hampir Menjadi Petaka: Kisah Warga Bengkulu Menghindari Modus Penipuan KUR BRI Palsu
Sedikit demi sedikit perubahan mulai terlihat. Konter yang sebelumnya sederhana menjadi lebih tertata. Barang dagangan tersusun rapi. Pelanggan semakin nyaman datang berbelanja. Kepercayaan masyarakat pun perlahan tumbuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




