HONDA

Tak Dianggarkan di APBD 2026, Program Isbat Nikah di Mukomuko Nihil

Tak Dianggarkan di APBD 2026, Program Isbat Nikah di Mukomuko Nihil

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Mukomuko, Amri Kurniadi, S.Ag--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko memastikan tidak akan melaksanakan program isbat nikah pada tahun anggaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan menyusul tidak adanya alokasi anggaran program isbat nikah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mukomuko Tahun 2026.

Akibatnya, program legalisasi pernikahan bagi masyarakat yang pernikahannya belum tercatat secara resmi oleh negara belum dapat dilaksanakan melalui pembiayaan APBD.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Mukomuko, Amri Kurniadi, S.Ag, menjelaskan bahwa program isbat nikah sejatinya bertujuan untuk memvalidasi serta mengesahkan status pernikahan yang belum tercatat secara resmi.

BACA JUGA:DP2KBP3A Mukomuko Libatkan Kader Desa dalam Program Makan Bergizi Gratis

BACA JUGA:ASN Terjaring Razia Saat Jam Kerja, BKPSDM Mukomuko Tegaskan Disiplin Sesuai Perbup

Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan pernikahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama sehingga program tersebut belum dapat direalisasikan pada tahun ini.

"Kalau anggaran untuk pembiayaannya itu memang tidak besar, sekitar Rp200 ribu per pasangan. Tapi tetap saja tidak bisa dijalankan tanpa anggaran resmi. Pemerintah tidak bisa melaksanakan kegiatan tanpa dasar pembiayaan yang jelas,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu 31 Januari 2026.

Menurut Amri, program isbat nikah sangat membantu masyarakat kurang mampu, khususnya dalam pemenuhan dokumen kependudukan seperti akta nikah, kartu keluarga, hingga akta kelahiran anak.

Tanpa pencatatan pernikahan secara resmi, banyak warga mengalami kesulitan dalam mengakses berbagai layanan publik, termasuk pendidikan, kesehatan, serta bantuan sosial.

BACA JUGA:Gol Ruben Aguilar Bawa Lens Kembali ke Puncak Klasemen Ligue 1

BACA JUGA:Jangan Terlewat, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026 Siapkan Talenta Muda Profesional Masa Depan

Meski demikian, Amri menegaskan bahwa penyesuaian anggaran daerah untuk kebutuhan prioritas lainnya membuat program tersebut belum dapat diakomodasi pada tahun 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: