HONDA

Distan Mukomuko Siapkan 3.300 Dosis Vaksin Anti-Rabies Tahun 2026

Distan Mukomuko Siapkan 3.300 Dosis Vaksin Anti-Rabies Tahun 2026

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP,--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko menyiapkan sebanyak 3.300 dosis vaksin anti-rabies pada tahun 2026 sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies di wilayah tersebut.

Ketersediaan vaksin ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan perlindungan kesehatan hewan sekaligus menjaga masyarakat dari risiko penularan rabies.

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP, menjelaskan bahwa pada 2026 Pemkab Mukomuko menerima bantuan 1.000 dosis vaksin anti-rabies dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).

Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran melalui APBD 2026 sebesar Rp36 juta untuk pengadaan tambahan sekitar 2.300 dosis vaksin.

BACA JUGA:5.000 Remaja Kota Bengkulu Disiapkan Aktif di 542 Masjid Lewat Program Kebangkitan Risma

BACA JUGA:Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMAN 6 Mukomuko Rp100–200 Ribu per Siswa, Kepsek Buka Suara

"Total vaksin anti-rabies yang tersedia tahun ini sebanyak 3.300 dosis, dan diperkirakan cukup untuk menjangkau ribuan hewan peliharaan masyarakat. Kami menargetkan vaksinasi merata di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko," ujarnya, Jumat (27/2/26).

Program vaksinasi ini menyasar Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera. Distan Mukomuko juga membuka layanan bagi masyarakat yang ingin memvaksin hewan peliharaannya.

"Masyarakat yang ingin memvaksin hewan peliharaannya dapat mengajukan permohonan melalui kepala desa, camat, maupun Puskeswan terdekat. 

Setelah itu, pemerintah desa akan melakukan pendataan terhadap hewan peliharaan yang akan divaksin, sebelum petugas turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan vaksinasi," jelasnya.

BACA JUGA:Rejang Lebong Dipilih untuk Sekolah Garuda, Ini Penegasan Gubernur Helmi Hasan

BACA JUGA:Rotasi Berisiko Vitor Perreira Bawa Nottingham Forest Melenggang ke 16 Besar Liga Europa

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pengendalian rabies sekaligus menekan angka kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Mukomuko.

"Melalui pelaksanaan vaksinasi ini, serta dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, kami berharap angka kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Mukomuko dapat ditekan secara signifikan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: