Serangan Hama Tinggi, Mukomuko Butuh 7 Tenaga Pengamat OPT
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman--
MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko menyoroti kekurangan tenaga pengamat hama dan penyakit tanaman yang dinilai mendesak untuk mendukung sektor pertanian.
Hingga saat ini, Pemkab Mukomuko belum memiliki petugas khusus yang bertugas memantau Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di lapangan.
Kondisi ini dinilai berdampak pada lemahnya deteksi dini dan pengendalian serangan hama, khususnya pada tanaman pangan dan hortikultura.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, mengatakan kebutuhan tenaga pengamat hama dan penyakit tanaman saat ini sangat mendesak, namun formasinya belum tersedia.
BACA JUGA:Taurus, Waspada Godaan Diskon! Ramalan Keuangan untuk Zodiak Taurus Akhir Pekan Ini
"Tanpa tenaga teknis yang fokus melakukan pengamatan, deteksi dini serangan OPT menjadi lemah dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi petani," ujarnya saat diwawancara, Jumat (3/4/26).
Ia menjelaskan, serangan hama pada tanaman pangan dan hortikultura di Mukomuko tergolong tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan rutin di lapangan.
Dari 15 kecamatan yang ada, sebanyak 7 kecamatan menjadi sentra pertanian tanaman pangan dan hortikultura.
Untuk itu, Distan membutuhkan minimal 7 tenaga pengamat, masing-masing satu orang di setiap kecamatan.
"Saat ini kami butuh satu tenaga saja setiap kecamatan yang menghandel untuk melakukan pengawasan rutin di lapangan. Hal ini agar dapat mengetahui serangan hama secara efektif dan efisien serta dapat segera melakukan penanganan jika adanya terjadi serangan hama," imbuhnya.
Hari menegaskan, peran pengamat hama tidak hanya memantau kondisi tanaman, tetapi juga melakukan analisis, memberikan rekomendasi teknis, serta menjadi rujukan bagi petani dalam menentukan langkah pengendalian.
BACA JUGA:Jangan Sampai Tumbang! Intip Ramalan untuk Zodiak Aries Akhir Pekan Ini, Mesti Jaga Kesehatan
BACA JUGA:DLH Kota Bengkulu Pilih Sewa Alat Berat untuk Optimalkan TPA Air Sebakul
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




