HONDA

Bantuan Alat Tangkap Nelayan Mukomuko Tetap Dilanjutkan, Dibahas di APBD Perubahan 2026

Bantuan Alat Tangkap Nelayan Mukomuko Tetap Dilanjutkan, Dibahas di APBD Perubahan 2026

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Rahmat Hidayat--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan program bantuan alat tangkap bagi nelayan tetap dilanjutkan pada tahun anggaran 2026.

Namun, pengadaan sejumlah sarana seperti perahu, jaring dan mesin tempel masih menunggu pembahasan dalam APBD Perubahan 2026.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Rahmat Hidayat mengatakan, penundaan pengadaan terjadi akibat kenaikan harga alat tangkap di lapangan yang mempengaruhi perencanaan anggaran pemerintah daerah.

Meski demikian, program bantuan untuk nelayan dipastikan tidak dibatalkan dan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah dalam mendukung aktivitas nelayan.

BACA JUGA:STIA Bengkulu Resmi Dipimpin Gustini Periode 2026-2030, Target Naik Status Jadi Institut

BACA JUGA:123 Desa di Kabupaten Mukomuko Sudah Ajukan Dana Desa Tahap Kedua Hingga Awal Mei 2026

“Program ini tetap berjalan, hanya saja akan dibahas kembali pada APBD Perubahan. Pemerintah daerah masih melihat perkembangan harga ke depan agar penganggaran tetap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, tahun ini pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp800 juta untuk pengadaan bantuan sarana alat tangkap nelayan.

Bantuan tersebut difokuskan pada pengadaan perahu, jaring dan mesin tempel guna meningkatkan produktivitas perikanan sekaligus membantu kesejahteraan nelayan di Kabupaten Mukomuko.

Saat ini, sekitar 15 kelompok nelayan telah mengajukan proposal bantuan ke Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko. Namun, seluruh usulan masih menunggu proses verifikasi.

BACA JUGA:Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Mantan Rektor Unihaz Berakhir Damai

BACA JUGA:Final Liga Champions 2025/26: Duel Raksasa PSG vs Arsenal Bakal Tersaji di Budapest

Sebelumnya, pada tahun 2025, Dinas Perikanan Mukomuko telah menyalurkan bantuan kepada 17 kelompok nelayan. Bantuan yang diberikan meliputi 2 unit perahu fiber, 26 unit mesin tempel, 10 paket jaring dan 36 baju pelampung.

Pemerintah daerah berharap bantuan yang nantinya direalisasikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh nelayan untuk menunjang aktivitas melaut di tengah kondisi ekonomi dan harga kebutuhan yang terus berubah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: