HONDA

Disperindagkop Mukomuko Pastikan Harga Pangan Awal Juni 2026 Masih Stabil

Disperindagkop Mukomuko Pastikan Harga Pangan Awal Juni 2026 Masih Stabil

Disperindagkop Mukomuko Pastikan Harga Pangan Awal Juni 2026 Masih Stabil--

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Mukomuko memastikan harga kebutuhan pokok di wilayah setempat masih stabil hingga awal Juni 2026.

Kepala Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Syafriadi, SH, mengatakan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir masih berada pada level harga yang aman dan belum mengalami kenaikan signifikan.

“Secara umum diawal Juni 2026 ini untuk harga kebutuhan pokok masih stabil, dan belum ada kenaikan yang berarti, terutama untuk beras, minyak goreng, dan gula. Semuanya masih dalam batas wajar dan aman,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Meski harga pangan secara umum stabil, Syafriadi mengakui masih terjadi fluktuasi pada beberapa komoditas, terutama cabai. Namun, menurutnya kenaikan harga cabai biasanya hanya bersifat sementara dan dipengaruhi sejumlah faktor.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Pastikan Gaji ke-13 ASN dan PPPK Segera Dibayarkan, Sudak Masuk Proses Pengajuan Administrasi

BACA JUGA:Gubernur Bengkulu Pastikan Gaji ke-13 ASN dan PPPK Cair Pekan Depan, Siapkan Anggaran Capai Rp60 Milliar

"Kalaupun ada kenaikan, biasanya hanya pada cabai. Itu pun tidak berlangsung lama. Harga cabai memang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti berkurangnya pasokan akibat cuaca ekstrem, bencana, hingga belum masuknya masa panen,” jelasnya.

Ia menerangkan, pergerakan harga cabai merupakan fenomena yang lazim terjadi karena sangat bergantung pada kondisi produksi dan distribusi. Ketika pasokan kembali normal dan masa panen tiba, harga biasanya akan berangsur turun.

Sementara itu, untuk komoditas lain seperti bawang, minyak goreng, dan gula pasir, Disperindagkop memastikan kondisi pasar masih terkendali tanpa adanya gejolak harga yang signifikan.

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, Disperindagkop Mukomuko terus melakukan pemantauan rutin di pasar tradisional maupun tingkat distributor.

“Kami terus melakukan monitoring secara berkala. Ini penting agar jika terjadi gejolak harga atau gangguan pasokan, bisa segera diantisipasi dengan langkah cepat,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan pasar dan stabilitas harga.

"Kami pun mengajak seluruh elemen, baik distributor maupun konsumen, untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasar demi kesejahteraan bersama," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: