HONDA

Program MBG Kembali Bergulir, Harga Ayam dan Cabai di Mukomuko Bertahan Tinggi

Program MBG Kembali Bergulir, Harga Ayam dan Cabai di Mukomuko Bertahan Tinggi

Pedagang melayani pembeli daging ayam dan cabai di pasar tradisional Mukomuko. Harga bahan pokok naik setelah Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com

BACA JUGA:Kapolres Mukomuko Perkuat Sinergi dengan Kejari, Penegakan Hukum Ditargetkan Lebih Efektif

BACA JUGA:Pemerintah Pangkas Seminar Tatap Muka, Kegiatan ASN 2026 Diarahkan Beralih ke Online

Hingga pertengahan Juli, harga belum kembali ke posisi normal. Padahal aktivitas perdagangan di pasar sudah berlangsung seperti biasa.

Program MBG Dorong Permintaan Pangan

Kepala Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Syafriadi, SH, mengatakan lonjakan harga dipengaruhi tingginya permintaan bahan pangan.

Menurutnya, dimulainya kembali Program Makan Bergizi Gratis memberikan tambahan kebutuhan terhadap berbagai komoditas pangan.

"Permintaannya naik cukup signifikan. Di satu sisi ada kebutuhan rumah tangga yang kembali normal, di sisi lain ada tambahan kebutuhan untuk program MBG. Ini yang mendorong harga ikut bergerak naik," ujar Syafriadi, Jumat, 17 Juli 2026.

Ia menilai peningkatan permintaan merupakan kondisi yang wajar ketika aktivitas sekolah kembali berlangsung.

Namun, apabila pasokan tidak mampu mengikuti peningkatan konsumsi, harga berpotensi tetap bertahan tinggi.

Disperindagkop Perketat Pengawasan Pasar

Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional.

Tim Disperindagkop rutin melakukan pengecekan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.

Pengawasan juga dilakukan terhadap distribusi bahan pokok agar pasokan tetap lancar.

Syafriadi mengimbau pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

BACA JUGA:Pemerintah Larang Beli Mobil Dinas Baru Jika Sudah Sewa, Aturan Konsumsi Rapat Juga Diperketat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: