HONDA

Kemarau Diprediksi Datang, Dinas Pertanian Mukomuko Petakan Sawah Rawan Kekeringan

Kemarau Diprediksi Datang, Dinas Pertanian Mukomuko Petakan Sawah Rawan Kekeringan

Petugas Dinas Pertanian Mukomuko melakukan pemantauan lahan sawah sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau 2026.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko mulai menyiapkan strategi menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun 2026.

Langkah antisipasi dilakukan lebih awal untuk mencegah penurunan produksi padi akibat berkurangnya ketersediaan air irigasi.

Pemerintah daerah menilai kesiapsiagaan menjadi faktor penting agar sektor pertanian tetap mampu menjaga produktivitas di tengah ancaman perubahan iklim.

Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah memetakan kawasan persawahan yang memiliki risiko tinggi mengalami kekeringan.

BACA JUGA:WFH ASN Bengkulu Setiap Jumat Dipertahankan, Pemprov Klaim Pelayanan Tetap Optimal

BACA JUGA:Pendapatan APBD Bengkulu Capai Rp3,77 Triliun, Semester I 2026 Ditutup dengan Defisit Rp32,56 Miliar

Data tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dari perkiraan.

Sawah Rawan Kekeringan Mulai Didata

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, S.P., mengatakan pihaknya telah menerima informasi awal mengenai potensi musim kemarau yang dipengaruhi perubahan iklim.

Informasi tersebut menjadi dasar pemerintah mempercepat langkah mitigasi di sektor pertanian.

"Dari awal tahun memang sudah ada peringatan terkait dampak perubahan iklim. Berdasarkan prediksi, di pertengahan tahun ini wilayah kita berpotensi masuk musim kering. Jika benar terjadi, kami akan langsung memetakan daerah-daerah pertanian yang rawan terdampak," ujar Hari Mustaman, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurutnya, pemetaan dilakukan untuk mengetahui lokasi persawahan yang paling rentan mengalami kekurangan pasokan air.

BACA JUGA:Rp697 Miliar Dikucurkan untuk Pendidikan Bengkulu, 20.234 Guru Terima Tunjangan Profesi

BACA JUGA:Belanja Pemerintah Pusat di Bengkulu Capai Rp2,69 Triliun, Serapan Anggaran Terus Dipercepat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: