Mukomuko Masuk Zona Rawan Bencana Tinggi, Warga Diminta Siapkan Tas Siaga
BPBD Mukomuko meminta warga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor, gempa bumi dan tsunami.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Kabupaten Mukomuko menghadapi ancaman bencana yang cukup lengkap.
Wilayah ini tidak hanya menghadapi ancaman banjir dan longsor.
Angin puting beliung serta kekeringan juga menjadi potensi bencana yang harus diwaspadai.
Secara geografis, Mukomuko juga memiliki risiko bencana geologi.
BACA JUGA:Ini Jadwal Lengkap Agenda Pemprov Bengkulu Hari Ini, Senin 31 Agustus 2026
BACA JUGA:4 Nama Masuk BKN untuk Karo Hukum Bengkulu, Tapi Satu Kandidat Tak Ikut Seleksi
Gempa bumi dan tsunami menjadi ancaman yang perlu mendapat perhatian serius.
Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan masyarakat menjadi kebutuhan penting.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko meminta warga tidak menunggu bencana terjadi.
Masyarakat justru diminta mempersiapkan diri sejak sekarang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi mengatakan kesiapsiagaan harus dimulai dari keluarga.
“Kesiapsiagaan adalah kunci utama. Jangan baru bertindak ketika bencana sudah terjadi,” ujar Ruri, Senin, 31 Agustus 2026.
Mengapa warga Mukomuko diminta lebih waspada?
Menurut Ruri, karakter wilayah Mukomuko membuat ancaman bencana datang dari berbagai arah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


