Air Irigasi Manjunto Mulai Dikeringkan September, Petani Mukomuko Diminta Ubah Jadwal Tanam
Petani Mukomuko diminta menyesuaikan jadwal tanam karena jaringan Irigasi Manjunto mulai dikeringkan September 2026.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Petani pengguna air dari Daerah Irigasi (DI) Manjunto, Kabupaten Mukomuko, harus mulai mengatur ulang jadwal tanam.
Pasalnya, jaringan irigasi Manjunto akan dikeringkan secara bertahap mulai September 2026.
Pengeringan bahkan berujung pada penutupan total jaringan mulai Oktober hingga akhir Desember 2026.
Kondisi tersebut membuat petani perlu menghitung ulang waktu tanam.
BACA JUGA:15 Nama Lolos Seleksi BAZNAS Kota Bengkulu, Siapa yang Berpeluang Memimpin?
BACA JUGA:Dari Bengkulu ke Jepang, Dhio Membawa Kopi Lokal Menembus Pasar Digital Bersama Shopee
Langkah ini penting agar tanaman tidak kekurangan pasokan air saat jaringan memasuki masa pengeringan.
Keputusan tersebut ditetapkan Komisi Irigasi Kabupaten Mukomuko dalam Rapat Komisi Irigasi DI Manjunto pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Penetapan jadwal mengacu pada Keputusan Bupati Mukomuko Nomor 100-98 Tahun 2023.
Keputusan itu mengatur pola dan jadwal tanam Kabupaten Mukomuko periode 2023-2027.
Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, SP, MP, meminta petani memperhatikan jadwal tersebut.
“Ini bagian dari pengaturan tata air di jaringan irigasi. Ini harus jadi perhatian serius bagi petani,” ujar Hari, Selasa, 1 September 2026.
Kapan Irigasi Manjunto Mulai Dikeringkan?
Pengeringan DI Manjunto dilakukan secara bertahap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


