Mukomuko Tambah Destana 2027, Total Jadi 14 Desa
BPBD Mukomuko merencanakan penambahan satu Desa Tangguh Bencana atau Destana di Dapil III pada 2027.--Bayu Erisman Putra/rakyatbengkulu.com
Warga juga diharapkan mengetahui jalur evakuasi dan langkah penyelamatan ketika kondisi darurat muncul.
Selain itu, koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program Destana.
Ruri mengatakan keberadaan Destana dapat memperkuat hubungan koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan hingga BPBD.
Dengan koordinasi yang baik, informasi kejadian bencana dari lapangan dapat diteruskan lebih cepat.
Hal tersebut juga membantu mempercepat respons penanganan darurat.
Ketika masyarakat memiliki pengetahuan dasar kebencanaan, proses penyelamatan awal diharapkan berjalan lebih efektif.
BPBD Mukomuko Targetkan Risiko Korban Bencana Berkurang
Ruri berharap penambahan Destana pada 2027 dapat memperkuat budaya sadar bencana di Kabupaten Mukomuko.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak seharusnya hanya muncul ketika bencana terjadi.
Masyarakat perlu membangun kebiasaan menjaga keselamatan melalui langkah antisipasi sejak dini.
Dengan demikian, warga memiliki kesiapan menghadapi ancaman bencana di lingkungan masing-masing.
Tujuan akhirnya adalah menekan risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana.
"Tujuan utamanya menekan risiko korban dan kerugian. Harapan kami kesiapsiagaan ini bukan cuma program pemerintah, tapi jadi kebiasaan warga untuk menjaga keselamatan bersama," tutupnya.
BACA JUGA:Mukomuko Kejar Pembangunan GOR, Target Terealisasi 2027
BACA JUGA:ASN Mukomuko Dilarang Live TikTok Saat Jam Kerja
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


