HONDA

Jusuf Kalla Lantik PMI Bengkulu 2026-2031, Pengurus Baru Fokus Akhiri Krisis Stok Darah

Jusuf Kalla Lantik PMI Bengkulu 2026-2031, Pengurus Baru Fokus Akhiri Krisis Stok Darah

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melantik Pengurus PMI Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 di Balai Raya Semarak Bengkulu dengan fokus mengatasi kekurangan stok darah.--ist/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Persoalan kekurangan stok darah menjadi perhatian utama dalam pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu masa bakti 2026-2031.

Ketua Umum PMI, M. Jusuf Kalla, menegaskan pengurus baru harus bergerak cepat memperluas gerakan donor darah sukarela agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Pelantikan berlangsung di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa, 21 Juli 2026.

Acara dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Forkopimda, pengurus PMI kabupaten dan kota, serta berbagai elemen masyarakat.

BACA JUGA:MPLS Bengkulu Dorong 10.689 Siswa Jadi Calon Pengusaha, Helmi Hasan Siapkan Kolaborasi dengan Sono Group

BACA JUGA:Aturan Baru Kemenkeu Ungkap Tarif Transportasi Darat 2026, Papua Tembus Rp2,7 Juta Sekali Jalan

Momentum tersebut menjadi awal penguatan pelayanan kemanusiaan di Bengkulu.

Salah satu target utamanya ialah mengurangi defisit stok darah yang masih kerap terjadi.

Jusuf Kalla Minta Gerakan Donor Darah Diperluas

Ketua Umum PMI, M. Jusuf Kalla, mengatakan kebutuhan darah terus meningkat setiap tahun.

Namun, jumlah pendonor sukarela masih belum mampu mengimbangi permintaan dari rumah sakit.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran PMI.

"Kalau terjadi defisit, berarti kebutuhan darah lebih besar daripada persediaannya. Solusinya adalah mengajak lebih banyak masyarakat menjadi pendonor," ujar Jusuf Kalla.

BACA JUGA:10.689 Siswa Bengkulu Ikuti Retret Merah Putih, Helmi Hasan Tekankan Tiga Kunci Sukses Sejak Dini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: