Menjelang Pemulangan Jemaah, Satgas Haji Perkuat Pengawasan dan Perlindungan
Menjelang Pemulangan Jemaah, Satgas Haji Perkuat Pengawasan dan Perlindungan--Ist/rakyatbengkulu.com
RAKYATBENGKULU.COM – Menjelang berakhirnya rangkaian penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, Satgas Haji terus memperkuat perlindungan terhadap jemaah Indonesia melalui peningkatan koordinasi dan kerja sama dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan antara Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Pertemuan itu dihadiri Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni beserta jajaran, serta delegasi Polri yang terdiri dari Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., Atase Polri pada KBRI Riyadh Kombes Pol. Bambang Yudhantara Salamun, S.I.K., dan personel pendukung lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi dan jajaran PSS atas dukungan, pelayanan, serta pengamanan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah haji sehingga jemaah Indonesia dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Selain itu, kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung pengamanan, perlindungan warga negara, pertukaran pengalaman, serta peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji Indonesia.
Penguatan kerja sama difokuskan pada peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung tata kelola dan pengamanan penyelenggaraan ibadah haji.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan jemaah mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia.
Selain membahas pelaksanaan haji tahun ini, Indonesia dan Arab Saudi juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan keamanan dan pelayanan jemaah.
Pengalaman Arab Saudi dalam mengelola jutaan jemaah dengan dukungan teknologi modern dinilai menjadi referensi penting untuk peningkatan tata kelola kegiatan berskala besar di masa mendatang.
Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi.
BACA JUGA:PMK 35 Tahun 2026 Perketat Verifikasi DBH Perikanan, Daerah Berpeluang Terima Hak Dana Lebih Akurat
BACA JUGA:Jangan Tunggu Rusak, Astra Motor Bengkulu Bagikan Tips Perawatan Motor agar Tetap Prima
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




