Pemkot Bengkulu Siapkan Omnichannel Terintegrasi untuk Aduan Non-Darurat Masyarakat
Pemkot Bengkulu Siapkan Omnichannel Terintegrasi untuk Aduan Non-Darurat Masyarakat--
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mematangkan layanan Omnichannel sebagai kanal pengaduan masyarakat untuk laporan non-darurat yang terintegrasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Layanan Omnichannel merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan mulai diterapkan di sejumlah daerah, termasuk Kota Bengkulu.
Kehadiran Omnichannel akan melengkapi layanan darurat 112 yang selama ini digunakan untuk penanganan kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, bencana alam, dan kejadian lain yang membutuhkan respons cepat.
Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aduan non-darurat, seperti jalan rusak, lampu penerangan jalan yang padam, drainase tersumbat, sampah yang belum terangkut, gangguan layanan internet pemerintah, hingga persoalan administrasi pelayanan publik lainnya.
Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Wiwik Rahayu, mengatakan layanan Omnichannel disiapkan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada masyarakat terkait perbedaan kanal pengaduan darurat dan non-darurat.
"Selama ini masyarakat masih banyak yang tidak bisa memilah mana laporan darurat dan non-darurat. Maka nya kita menyiapkan Omnichannel sebagai kanal khusus pengaduan non-darurat agar masyarakat lebih mudah menentukan jalur pelaporannya," ujar Wiwik, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, seluruh laporan yang masuk nantinya akan terintegrasi dalam satu sistem dan secara otomatis diteruskan kepada OPD yang berwenang menangani permasalahan tersebut.
"Dengan Omnichannel, seluruh aduan masyarakat akan terkumpul dalam satu dashboard. Dari situ laporan langsung didistribusikan ke OPD terkait sehingga proses tindak lanjut menjadi lebih cepat, terukur, dan transparan," jelasnya.
Wiwik mengungkapkan, saat ini pembangunan sistem masih dalam tahap penyelesaian dan sedang dipersiapkan untuk terintegrasi dengan Super App Pemerintah Kota Bengkulu yang akan segera diluncurkan.
"Omnichannel nantinya menjadi bagian dari Super App Kota Bengkulu. Jadi masyarakat cukup menggunakan satu aplikasi untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk menyampaikan pengaduan non-darurat," katanya.
Ia menambahkan, seluruh persiapan teknis menuju peluncuran aplikasi tersebut hampir rampung dan tinggal menunggu waktu peluncuran kepada masyarakat.
BACA JUGA:Kominfotik Bengkulu Latih 81 Admin Media Sosial OPD untuk Perkuat Publikasi Informasi Pemerintah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




