KUR Bengkulu Tembus Rp1,82 Triliun, Lebih dari 28 Ribu UMKM Dapat Modal Usaha hingga Mei 2026
Pelaku UMKM mengembangkan usahanya dengan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penyaluran KUR Bengkulu 2026 mencapai Rp1,82 triliun.--Screenshot/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026.
Hingga Mei 2026, total pembiayaan yang disalurkan telah mencapai Rp1,822 triliun kepada 28.294 pelaku usaha.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
KUR juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan usaha produktif.
BACA JUGA:APBN Kucurkan Rp613,64 Miliar untuk Pendidikan Bengkulu, Hampir 20 Ribu Guru Terima Tunjangan
BACA JUGA:Pendapatan APBN Bengkulu Tembus Rp1,14 Triliun, Belanja Negara Capai Rp5,89 Triliun hingga Mei 2026
Data tersebut dipublikasikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu melalui laporan ekonomi dan perbendaharaan hingga Mei 2026.
Rata-rata Debitur Terima Pembiayaan Rp64,42 Juta
Berdasarkan data DJPb Bengkulu, nilai penyaluran KUR mencapai Rp1.822,79 miliar.
Dana tersebut telah dimanfaatkan oleh 28.294 debitur di berbagai sektor usaha.
Rata-rata setiap debitur memperoleh pembiayaan sebesar Rp64,42 juta.
Besarnya penyaluran menunjukkan program KUR masih menjadi pilihan utama pelaku UMKM untuk memperoleh tambahan modal dengan bunga yang terjangkau.
Pembiayaan tersebut dimanfaatkan untuk memperluas usaha, menambah kapasitas produksi, hingga meningkatkan daya saing usaha kecil di Bengkulu.
Skema KUR Beragam Sesuai Kebutuhan Pelaku Usaha
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



