HONDA

APBD Bengkulu Tembus Rp3,02 Triliun hingga Mei 2026, Jadi Modal Percepat Pembangunan Daerah

APBD Bengkulu Tembus Rp3,02 Triliun hingga Mei 2026, Jadi Modal Percepat Pembangunan Daerah

Realisasi APBD Bengkulu hingga Mei 2026 mencapai pendapatan Rp3,02 triliun. Kinerja fiskal daerah dinilai tetap terjaga untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.--Screenshot/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Provinsi Bengkulu menunjukkan tren positif hingga akhir Mei 2026.

Pendapatan daerah telah menembus Rp3,02 triliun.

Capaian ini menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan.

Data tersebut disampaikan Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu dalam Publikasi Ekonomi dan Perbendaharaan terbaru.

Hingga 31 Mei 2026, realisasi pendapatan APBD agregat pemerintah daerah di Bengkulu mencapai Rp3.020,17 miliar.

BACA JUGA:KUR Bengkulu Tembus Rp1,82 Triliun, Lebih dari 28 Ribu UMKM Dapat Modal Usaha hingga Mei 2026

BACA JUGA:Transfer ke Daerah Bengkulu Tembus Rp3,91 Triliun, DAK Fisik dan Insentif Fiskal Masih Nol

Nilai tersebut setara 25,94 persen dari target APBD tahun 2026.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2.821,94 miliar.

Dengan posisi tersebut, APBD mencatat defisit sebesar Rp198,24 miliar.

Meski demikian, kondisi fiskal Bengkulu dinilai masih terkendali.

Pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan pendapatan pada semester kedua tahun ini.

Pendapatan Transfer Masih Menjadi Penopang

Komponen terbesar pendapatan daerah masih berasal dari pendapatan transfer pemerintah pusat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: