Belanja APBD Bengkulu Capai Rp2,82 Triliun hingga Mei 2026, Fokus Percepat Pembangunan dan Layanan Publik
Realisasi belanja APBD Bengkulu hingga Mei 2026 mencapai Rp2,82 triliun. Anggaran difokuskan untuk pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.--Screenshot/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Provinsi Bengkulu hingga akhir Mei 2026 telah mencapai Rp2,821 triliun.
Anggaran tersebut menjadi motor utama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Data itu dipublikasikan Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu dalam laporan Ekonomi dan Perbendaharaan terbaru.
Hingga 31 Mei 2026, realisasi belanja daerah agregat di seluruh pemerintah daerah Provinsi Bengkulu mencapai Rp2.821,94 miliar.
BACA JUGA:APBD Bengkulu Tembus Rp3,02 Triliun hingga Mei 2026, Jadi Modal Percepat Pembangunan Daerah
BACA JUGA:APBN Kucurkan Rp613,64 Miliar untuk Pendidikan Bengkulu, Hampir 20 Ribu Guru Terima Tunjangan
Nilai tersebut setara 23,74 persen dari total pagu APBD tahun anggaran 2026.
Pada periode yang sama, pendapatan APBD telah mencapai Rp3.020,17 miliar.
Dengan posisi tersebut, APBD Bengkulu masih mencatat defisit sebesar Rp198,24 miliar.
Meski demikian, pelaksanaan anggaran dinilai tetap berjalan sesuai arah kebijakan fiskal pemerintah daerah.
Belanja Operasi Masih Mendominasi
Dari total realisasi belanja, porsi terbesar masih berasal dari belanja operasi.
Nilainya mencapai Rp2.461,65 miliar atau sekitar 87 persen dari total belanja yang telah direalisasikan.
Belanja operasi digunakan untuk mendukung jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



