Pemprov Bengkulu Siapkan Distribusi Air Bersih, BPBD Diminta Data Wilayah Terdampak Kemarau
Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin apel dan menginstruksikan BPBD mendata wilayah terdampak kemarau untuk mempercepat distribusi air bersih kepada masyarakat.--ist/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mengantisipasi dampak musim kemarau dengan menyiapkan program Bantu Rakyat Distribusi Air Bersih.
Program ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat berkurangnya sumber air.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan dampak kekeringan sebelum kondisinya semakin meluas.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bergerak cepat melakukan pendataan terhadap wilayah yang mulai terdampak.
BACA JUGA:Pria 73 Tahun di Rejang Lebong Tewas Diduga Ditikam Anak Kandung, Polisi Dalami Motif Pelaku
BACA JUGA:Sekolah Rakyat Mukomuko Ditargetkan Tampung 180 Siswa, Pendataan Belum Dibuka Ini Alasannya
Arahan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat memimpin Apel Pagi di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Senin, 3 Agustus 2026.
BPBD Diminta Petakan Daerah Terdampak Kekeringan
Herwan Antoni mengatakan musim kemarau telah mulai dirasakan di sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu. Kondisi tersebut berpotensi memicu krisis air bersih apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera memetakan wilayah yang mulai mengalami kekeringan.
Data tersebut akan menjadi dasar penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat melalui Program Bantu Rakyat.
"Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, ada beberapa daerah yang mulai mengalami kekeringan. Kita harus mempersiapkan personel serta sarana dan prasarana untuk membantu masyarakat yang terdampak," kata Herwan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



