TPST Regional Bengkulu Dipercepat, Sampah Ditargetkan Jadi Bahan Bakar untuk PLTU dan Industri
Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin rapat percepatan pembangunan TPST Regional Bengkulu yang akan mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.--ist/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu mempercepat persiapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Regional Bengkulu yang diproyeksikan mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif bagi sektor industri.
Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung penyediaan energi alternatif untuk berbagai industri di Bengkulu.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat pembahasan dukungan offtaker yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (4/8/2026).
BACA JUGA:Wagub Mian Minta OPD Bengkulu Kooperatif Saat BPK RI Lakukan Pemeriksaan 10 Hari
BACA JUGA:Helmi Hasan Terima Kunjungan 53 Siswa TK IT Mumtazah, Tanamkan Semangat Belajar Sejak Dini
Rapat dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dan Pemerintah Kabupaten Seluma.
Sampah Akan Diolah Menjadi Energi Alternatif
Herwan Antoni mengatakan pembangunan TPST Regional Bengkulu tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Lebih dari itu, hasil pengolahan sampah diharapkan memiliki nilai ekonomi melalui produksi bahan bakar alternatif.
Bahan bakar tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), industri semen, hingga pabrik minyak kelapa sawit.
BACA JUGA:Sekda Bengkulu Apresiasi Kebun Bantu Rakyat Dinas ESDM, Jadi Contoh Inovasi OPD
"Untuk seluruh pihak terkait, khususnya offtaker dan perusahaan swasta di Provinsi Bengkulu, kami berharap dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan TPST Regional Bengkulu. Kehadiran TPST ini diharapkan mampu menghasilkan bahan bakar alternatif dari hasil pengolahan sampah yang dapat dimanfaatkan oleh PLTU, industri semen, maupun pabrik minyak kelapa sawit," ujar Herwan Antoni.
Menurutnya, pemanfaatan sampah sebagai sumber energi menjadi langkah strategis untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



