KUR di Bengkulu Tembus Rp2,16 Triliun, Lebih dari 25 Ribu UMKM Nikmati Pembiayaan
Penyaluran KUR mencapai Rp2,16 triliun hingga Juni 2026 dengan 25.555 debitur menerima pembiayaan usaha.--peri/rakyatbengkulu.com
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Akses pembiayaan bagi pelaku usaha di Provinsi Bengkulu terus menguat pada Semester I 2026.
Hingga 30 Juni 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp2,163 triliun dengan jumlah penerima manfaat mencapai 25.555 debitur.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan modal usaha sekaligus meningkatnya pemanfaatan program pembiayaan pemerintah oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Data tersebut tercantum dalam Buletin PENDAP Volume XXIX Tahun 2026 yang diterbitkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Rp697 Miliar Dikucurkan untuk Pendidikan Bengkulu, 20.234 Guru Terima Tunjangan Profesi
BACA JUGA:Belanja Pemerintah Pusat di Bengkulu Capai Rp2,69 Triliun, Serapan Anggaran Terus Dipercepat
Selain KUR, pemerintah juga terus memperluas akses pembiayaan melalui program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang belum mampu mengakses pembiayaan perbankan.
KUR Mikro Masih Mendominasi Penyaluran
Dari total penyaluran Rp2,163 triliun, skema KUR Mikro menjadi penyumbang terbesar.
Nilai pembiayaannya mencapai Rp1,196 triliun.
Besarnya penyaluran menunjukkan pelaku usaha mikro masih menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan fasilitas KUR.
Sementara itu, penyaluran KUR Kecil mencapai Rp812,90 miliar.
Skema ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal lebih besar untuk mengembangkan bisnisnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



